Kompas.com - 30/07/2018, 22:10 WIB
Pesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia) yang menjadi alat transportasi tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI). Ekspedisi Bumi Cendrawasih merupakan kegiatan ekspedisi Mapala UI yang bertujuan mengeksplorasi potensi wisata di Pegunungan Arfak dan Teluk Bintuni, Papua Barat. Dok. Mapala UIPesawat Hercules milik Tentara Nasional Indonesia) yang menjadi alat transportasi tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI). Ekspedisi Bumi Cendrawasih merupakan kegiatan ekspedisi Mapala UI yang bertujuan mengeksplorasi potensi wisata di Pegunungan Arfak dan Teluk Bintuni, Papua Barat.

Maklum saja, rasa takut dan cemas saya sudah tertuju semua pada Pegunungan Arfak, Papua Barat, yaitu lokasi ekspedisi yang akan saya hadapi.

Meskipun belum pernah menggunakan pesawat sebelumnya, tetapi setidaknya saya mengetahui prosedur pada pesawat komersial. Hal-hal seperti perintah untuk mengenakan sabuk pengaman saat akan take off, landing, atau cuaca buruk tidak akan ditemui di pesawat ini.

Bahkan, kita bisa saja tidur selonjoran di atas tumpukan logistik yang dibawa. Hal ini memungkinkan karena tidak ada pemisah antara tempat penumpang dengan logistik. Semua berbaur menjadi satu.

Jangan pula dibayangkan tempat duduk yang empuk dan nyaman. Kursi yang ada hanyalah sejenis tandu yang diikat dengan tali webbing. Itu pun dengan jumlah yang sangat minim.

Jika tidak dapat tempat duduk, maka kreativitas bermain peran disini. Seorang tentara yang saya temui langsung mengambil muatan logistik berupa bantal, lalu tidurlah ia di atas tumpukan peti kemas logistik beralaskan kasur tersebut.

(Baca juga: Ekpedisi Bumi Cendrawasih Mapala UI Fokus Gali Potensi Wisata Papua Barat)

Meskipun terkesan suram, tetapi kemampuan personil angkatan udara dari Skadron Udara (Skadud) 31 tak dapat dianggap remeh. Seluruh take off dan landing yang dilakukan sangat sempurna. Bahkan saya tidak merasakan hentakan yang berarti saat mendarat.

Begitu juga saat terjadi turbulensi, meski dengan kursi seadanya tidak mempengaruhi kenyamanan perjalanan. Perjalanan yang dimulai dari Halim Perdanakusuma, Jakarta dan berakhir di Lanud Manuhua, Biak ini sempat beberapa kali melakukan pendaratan untuk menurunkan beberapa logistik.

Kami sempat singgah di Lanud Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Di sana saya dibuat cukup takjub dengan pemandangan yang saya lihat.

Tujuh buah pesawat SU-27/SU-30 atau yang biasa disebut Sukhoi sedang terparkir di hanggar pesawat. Saya melihat dengan cukup takjub dari dalam jendela pesawat Hercules. Maklum, terakhir saya melihat pesawat itu dari dekat yaitu pada 2012 akhir.

Pendaratan kedua di lanud Pattimura, Ambon. Di sana kami menyempatkan diri untuk cuci muka dan dan ke kamar kecil sejenak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

Jalan Jalan
Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Travel Update
Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Jalan Jalan
Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

Travel Promo
15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

Jalan Jalan
Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Travel Tips
Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Travel Update
Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Travel Update
Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Jalan Jalan
Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Travel Tips
India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

Travel Update
Serunya Memancing Kakap dan Kuwe 'Giant Trevally' di Belitung Timur

Serunya Memancing Kakap dan Kuwe "Giant Trevally" di Belitung Timur

Jalan Jalan
Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Travel Update
Rute dan Harga Tiket KidZania Jakarta, Banyak Promo Menarik

Rute dan Harga Tiket KidZania Jakarta, Banyak Promo Menarik

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.