Gempa Lombok, Penerbangan di Bandara Ngurah Rai dan Lombok Tak Terganggu

Kompas.com - 05/08/2018, 21:15 WIB
Sejumlah penumpang menunggu jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, Jumat (29/6). Berdasarkan hasil rapat evaluasi dampak erupsi Gunung Agung dengan pertimbangan ruang udara bandara bahwa sudah tidak terdapat Sebaran VA dan arah angin cenderung dari arah timur ke barat laut  maka Bandara Ngurah Rai mulai dibuka pada Jumat (29/6) pukul 14.30 Wita. ANTARA FOTO/Wira Suryantala/pras/18. ANTARA FOTO/Wira SuryantalaSejumlah penumpang menunggu jadwal penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, Jumat (29/6). Berdasarkan hasil rapat evaluasi dampak erupsi Gunung Agung dengan pertimbangan ruang udara bandara bahwa sudah tidak terdapat Sebaran VA dan arah angin cenderung dari arah timur ke barat laut maka Bandara Ngurah Rai mulai dibuka pada Jumat (29/6) pukul 14.30 Wita. ANTARA FOTO/Wira Suryantala/pras/18.


JAKARTA, KOMPAS.com -  Gempa yang terpusat di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat tak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali maupun Bandara Internasional Lombok, Minggu (5/8/2018). Kegiatan penerbangan masih beroperasi secara normal.

"Operasional penerbangan baik di Bandara di Bali maupun Lombok saat ini berjalan normal, tidak terganggu akibat gempa," terang Kepala Humas Angkasa Pura 1, Awaluddin saat dihubungi KompasTravel, Minggu malam.

Ia mengatakan pihak Angkasa Pura 1 selaku pengelola bandara tersebut sedang melakukan pengecekan menyeluruh, meliputi fasilitas keselamatan penerbangan yang ada di bandara.

Menurutnya, sekitar pukul 20.00-an WITA, Bandara Internasional Lombok sempat padam listrik. Pegawai dan penumpang di airside dan terminal sempat dievakuasi di titik evakuasi di luar terminal.

Menjelang pukul 20.30 WITA calon penumpang sudah kembali ke ruang tunggu terminal.
Senior Manager Public Relation Garuda Indonesian, Iksan Rosan mengatakan penerbangan Garuda Indonesia tak terganggu meski adanya gempa.

"Tidak ada.pembatalan flight di Bali dan Lombok," kata Iksan kepada KompasTravel.

Guncangan gempa 7 skala richter dari pusat gempa, sempat terasa di Bali sekitar pukul 19.00 WITA, dan mengakibatkan kerusakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Saat itu Awaluddin mengatakan sempat terjadi evakuasi, dan penundaan keberangkatan dan pendaratan, walaupun tidak terlalu signifikan.

"Evakuasi tadi sempat, sempat tertunda keberangkatan dan landing, tapi tidak terlalu signifikan gangguannya. Operasional tidak terganggu," terangnya.

Kerusakan yang terjadi dinilai tidak mengganggu penerbangan, seperti plafon roboh, dan beberapa pintu ikut roboh.

Kini pihaknya masih terus menunggu arahan dari lapangan jika terjadi gempa susulan, telah disiapkan prosedur evakuasi.

"Menunggu arahan dari lapangan, jika terjadi kondisi begitu (gempa susulan), mengikuti prosedur yang kita evakuasi," katanya.

Untuk Bandara Lombok meski terasa gempa, tetapi tidak rusak.

"Alhamdulillah tidak rusak di Lombok," paparnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X