Cerita di Balik Pembangunan Museum PDRI, Bagaimana Kelanjutannya?

Kompas.com - 09/08/2018, 17:11 WIB
Rombongan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meninjau lokasi pembangunan Museum PDRI yang prosesnya dinilai berjalan lambat, Senin (24/4/2017). Rombongan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meninjau lokasi pembangunan Museum PDRI yang prosesnya dinilai berjalan lambat, Senin (24/4/2017).

“Permasalahannya apabila museum ini pun jadi tanpa didukung oleh kementerian yang lain, tentunya kan kesannya mangkrak ya, karena lingkungan tidak mendukung. Di Kemendikbud itu tidak ada kamus mangkrak karena pak presiden melarang mangkrak,” ujar Judi.

Oleh karena itu, Kemendikbud selalu mengimbau Pemerintah Daerah Sumatera Barat untuk mendesak Presiden mengeluarkan keputusan atau instruksi guna mencairkan dana dari kementerian yang terkait.

Ia menilai, proyek ini harus dikawal ulang melalui salah satu produk hukum yaitu inpres atau perpres.

“Kalau ada inpres atau perpres, kementerian lain, suka tidak suka, komit dan ada anggarannya. Permasalahannya, kawasan Monumen Bela Bangsa ini inpresnya tidak ada,” ujar Judi.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak.

“Kamiberusaha, kami sudah dengan Menhan, pemprov dengan kabupaten, kami sudah rapat. Ya tetap dilanjutkan dengan Ditjen Kebudayaan (PCBM Kemendikbud),” kata Nasrul kepada Kompas.com, Kamis (9/8/2018) siang.

Nasrul menjelaskan, pihaknya sudah mengeluarkan surat agar Instruksi Presiden dapat segera keluar untuk mendorong pendanaan dari 5 kementerian lain.

Ia membantah proyek ini mangkrak.

“Ya enggak mangkrak lah, selama ini kan masih ada yang mempertanyakan, nyatanya sekarang kan bisa jalan. Enggak ada itu kalau mangkrak. Lambat selesainya betul, tapi kalau enggak dilaksanakan, enggak,” tegas Nasrul.

Menurut dia, proyek ini merupakan komitmen dari berbagai kementerian. Ia berharap meskipun kepemimpinan di kementerian itu sudah berganti, komitmen yang pernah ada seharusnya tetap dilanjutkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X