Kompas.com - 12/08/2018, 12:22 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi


JAKARTA, KOMPAS.com - Waktu liburan seringkali dimanfaatkan dengan mengeksplor suatu destinasi sampai maksimal. Padahal, idealnya tubuh butuh istirahat untuk menjalani aktivitas yang padat.

Kabar gembiranya, Anda dapat tidur singkat, untuk membuat tubuh lebih berenergi, begitu pula dengan tidur panjang untuk membalas kekurangan tidur.

"Saat liburan, kita bisa tidur untuk membalas waktu tidur kita yang kurang. Sekitar 25 menit, tetapi ingat itu maksimal waktu tidur singkat. Jangan lebih," jelas Dokter Tidur terkemuka dunia dr Michael Breus, PhD dalam acara jumpa pers Princess Cruises di Restoran Suasana, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Tidur singkat lebih dari 25 menit menurut Breus justru memberi efek yang tak diinginkan, yaitu tubuh bertambah lelah.

Membalas hutang waktu tidur juga bisa dilakukan setelah liburan. Breus menyarankan agar membalas hutang tidur ketika di akhir pekan.

"Waktu terbaik membalas hutang tidur adalah di Sabtu pagi, bukan Minggu pagi," jelas Breus.

Jika memang hanya punya waktu di Minggu pagi, jutsru Breus menyarankan untuk tidur singkat 25 menit, bukan tidur dengan jangka waktu panjang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab jika tidur terlalu panjang di Minggu pagi, akan membuat tubuh menjadi sulit beristirahat di sisa Minggu dan berimbas pada rasa lelah pada esok hari yaitu Senin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X