Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia - Kompas.com

Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia

Kompas.com - 13/08/2018, 12:03 WIB
Peserta mengikuti Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval di Jember, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). WACI merupakan karnaval yang diikuti sejumlah provinsi di Indonesia mengangkat keberagaman dan kekayaan nusantara serta mempromosikan pariwisata masing-masing daerah.ANTARA FOTO/SENO Peserta mengikuti Wonderful Artchipelago Carnival Indonesia (WACI) dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval di Jember, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). WACI merupakan karnaval yang diikuti sejumlah provinsi di Indonesia mengangkat keberagaman dan kekayaan nusantara serta mempromosikan pariwisata masing-masing daerah.

JEMBER, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan parade busana unik dan spektakuler Jember Fashion Carnaval (JFC) sudah berkelas dunia dan merupakan karnaval terbaik dibandingkan sejumlah karnaval lain yang ada di Indonesia.

"Keren banget dan bagus sekali JFC, sehingga tidak salah kami memilih JFC sebagai sebagai salah satu dari tiga even terbaik dalam kalender nasional," katanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018) petang.

Baca juga: Mengintip Persiapan Jember Fashion Carnaval 2018

Menurutnya JFC merupakan karnaval terbaik di Indonesia dibandingkan sejumlah karnaval yang ada di sejumlah daerah, sehingga bisa dinilai sudah berkelas dunia.

Pemerintah akan terus mendorong JFC semakin "go international" setara dengan sejumlah karnaval kelas dunia lainnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) dan Istri Poni Iravati (kanan), Bupati Jember Faida (kiri) dan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz (kedua kanan), melambaikan tangan saat menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17, di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Arief Yahya menyebut Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval yang menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia. ANTARA FOTO/SENO Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) dan Istri Poni Iravati (kanan), Bupati Jember Faida (kiri) dan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz (kedua kanan), melambaikan tangan saat menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17, di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Arief Yahya menyebut Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval yang menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia.
"Saya berharap JFC ke depan semakin mampu menjadi karnaval kelas dunia setara dengan karnaval Rio de Janeiro Brasil, Nothing Hill Carnaval, dan Pasadena Carnaval," katanya.

Baca juga: Hotel Dafam Lotus Jember Gairahkan Pariwisata Kota Kanaval

Kegiatan JFC, menurut Menpar, dapat mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 2.000 hingga 3.000 orang, sedangkan wisatawan nusantara berkisar 500.000 orang karena semua hotel dan penerbangan ke Jember juga penuh selama digelar JFC.

"Tema JFC adalah Asia Light sesuai dengan tema Asian Games yakni Energy of Asia, bahkan JFC menjadi trending topik media sosial di Indonesia mangalahkan topik tentang pilpres dengan #pesonajemberfashioncarnival dan #wonderfuljfc," tuturnya.

Arief mengatakan Kementerian Pariwisata juga tidak salah memilih JFC masuk dalam peringkat ketiga terbaik dalam kalender wisata nasional di Indonesia, setelah Pesta Kesenian Bali dan Java Jazz.

Peserta menampilkan kreasinya masing-masing pada acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17 di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Karnaval yang mengangkat tema Asia Light tersebut menampilkan sepuluh defile, yaitu Kujang, Star, Thailand, Shogun/Jepang, Bianlian/China, Ottoman/Turki, Babilonia, Silla/Korea, Saudi Arabia, dan India. ANTARA FOTO/SENO Peserta menampilkan kreasinya masing-masing pada acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17 di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Karnaval yang mengangkat tema Asia Light tersebut menampilkan sepuluh defile, yaitu Kujang, Star, Thailand, Shogun/Jepang, Bianlian/China, Ottoman/Turki, Babilonia, Silla/Korea, Saudi Arabia, dan India.
"Kostum nasional yang dirancang Dynand Fariz JFC juga telah menyabet 11 penghargaan di event internasional. Ini sangat luar biasa karena membawa nama baik Indonesia di kancah internasional," ujarnya.

Sebanyak 10 defile yang ditampilkan dalam grand carnival JFC yakni kujang, star, Thailand, Shogun (Jepang), Bianlian (China), Ottoman (Turki), Babilonia, Silla (Korea), Saudi Arabia, dan defile terakhir India yang memukau penonton di sepanjang "catwalk" 3,6 kilometer di ruas jalan protokol Kabupaten Jember.


Komentar
Close Ads X