Baluran Kelapa Sate Ondomohen, seperti Apa Rasanya?

Kompas.com - 15/08/2018, 15:01 WIB
Tampak depan warung sate klopo ondomohen Bu Asih di jalan Walikota Mustajab No. 36 KOMPAS.com / CITRA FANY SAMPARAYATampak depan warung sate klopo ondomohen Bu Asih di jalan Walikota Mustajab No. 36

SURABAYA, KOMPAS.com - Berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur, tak lengkap bila tak mencicipi kuliner khas di sana. Nah, Sate Klopo Ondomohen Ibu Asih bisa menjadi pilihan tepat untuk dicoba.

Sejak tahun 1945, warung ini masih berdiri di Jalan Walikota Mustajab No. 36 yang dulunya bernama Jalan Ondomohen.

Selama 73 tahun, mertua Ibu Asih sudah berjualan sate di  warung dengan ukuran 7x4 meter persegi.

Baca juga: Rahasia 58 Tahun Empuk dan Uniknya Rasa Sate Sapi Pak Kempleng Ungaran

Deretan bingkai foto beberapa tokoh-tokoh penting di Indonesia yang pernah mampir ke warung ini turut menghiasi dinding yang warna catnya mulai menghitam akibat asap bakaran sate.

Warung yang buka pada pukul 07.00-23.00 WIB selalu ramai oleh pembeli. Bahkan ada yang rela mengantre untuk merasakan nikmatnya sate klopo karena kapasitas warung yang hanya mampu menampung sekitar 50 orang.

Karyawan Sate Ondomohen Bu Asih sedang membakar puluhan tusuk sate.KOMPAS.com / CITRA FANY SAMPARAYA Karyawan Sate Ondomohen Bu Asih sedang membakar puluhan tusuk sate.
Dengan harga mulai Rp 17.000 Anda sudah bisa merasakan nikmatnya seporsi sate klopo yang berisi 10 tusuk sate. Selain sate sapi atau ayam, Anda juga bisa merasakan sate usus, kotot, dan sum-sum.

Baca juga: Mudik Lewat Pantura, Berani Coba 5 Sate Kambing Muda Favorit di Tegal?

Sate klopo ini menggunakan potongan daging sapi atau ayam pilihan yang kemudian dibalut dengan parutan kelapa. “Daging yang kami gunakan itu daging sapi dan ayam yang empuk,” ujar Asih.

Setelah itu, sate kemudian dibakar di atas tungku pembakaran. Setelah dibakar, sate disajikan dengan bumbu kacang, potongan bawang merah, beberapa cabai rawit dan juga serundeng kelapa sebagai pelengkap.

Puluhan sate dengan balutan kelapa sedang dibakar.KOMPAS.com / CITRA FANY SAMPARAYA Puluhan sate dengan balutan kelapa sedang dibakar.
“Satenya enak kak, bumbu kacangnya aku suka, terus ada kelapanya juga,” ujar Rayhan, siswa kelas 5 SD yang sedang mengunyah sate bersama dengan keluarganya.

Warung Sate Klopo Ondomohen Ibu Asih terkenal pada bumbu kacang yang diracik dengan bumbu-bumbu rahasia keluarga yang turun-temurun.

“Yang membedakan sate ini yah bumbu kacangnya yang menggunakan kacang pilihan dari Tuban dan resepnya rahasia,” ujar Asih, generasi kedua sambil tersenyum di sela-sela ramainya pembeli di warungnya.

Seporsi sate ondomohen Bu Asih dengan potongan bawang merah, bumbu kacang, dan serundeng kelapa.KOMPAS.com / CITRA FANY SAMPARAYA Seporsi sate ondomohen Bu Asih dengan potongan bawang merah, bumbu kacang, dan serundeng kelapa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X