Cerita di Balik Viralnya "Smoking Room" Kuburan di Bandara Husein Sastranegara - Kompas.com

Cerita di Balik Viralnya "Smoking Room" Kuburan di Bandara Husein Sastranegara

Kompas.com - 15/08/2018, 16:14 WIB
Desain smooking room di ruang tunggu terminal domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.Dok. Dode Yogiswara Desain smooking room di ruang tunggu terminal domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

KOMPAS.com - Foto-foto yang diunggah salah satu pengguna Facebook, Dode Yogiswara (35), tentang desain smoking room atau ruang merokok di ruang tunggu Terminal Domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung, viral di media sosial dalam sepekan terakhir.

Apa menariknya?

Desain ruang merokok itu menyerupai kuburan atau liang lahat dengan dinding berwarna coklat tanah.

Sementara, pada bagian langit-langitnya ada gambar orang sedang menaburkan bunga dengan wajah sendu.

Unggahan Dode mendapatkan lebih dari 1.400 komentar dan dibagikan ulang lebih dari 18 ribu kali.

Saat dihubungi Kompas.com, Dode mengatakan, foto-foto itu diambilnya saat menunggu penerbangan untuk kembali ke kampung halamannya, Pulau Bali, Jumat (10/8/2018).

Dode mengaku kaget ketika melihat desain ruangan tersebut.

"Batin saya, kok gelap ya dindingnya. Terus liat-liat sekeliling, terus liat ke atas beberapa detik. Shock, orang lagi tabur bunga. Baru ngeh kalau saya seperti ada di liang lahat," kata Dode, Rabu (15/8/2018).

Ia mengaku baru pertama kali melihat desain smooking room yang seperti ini.

"Kreatif. Lumayan bikin shock therapy," lanjut dia.

Beragam komentar diberikan para warganet.  

"Keren nih buat shock therapy," tulis akun Evaria Manoellang.

Sedangkan, akun Yudi Yudhi berkomentar seperti ini, "Kreatif idenya," tulisnya.

"Langsung merinding," tulis akun Al Iglesias.

Mengingatkan bahaya rokok

Dihubungi secara terpisah, Humas Bandara Husein Sastranegara Mabruri Jurnalis Wahyudin mengatakan, ruangan ini sudah ada sekitar satu tahun yang lalu.

Desain seperti ini sengaja dibuat untuk mengingatkan akan bahaya merokok kepada para perokok.

"Sadar bahwa merokok merugikan diri mereka," ujar Mabruri.

Namun, ruangan tersebut rencananya akan dipindahkan ke lokasi baru dengan ukuran yang lebih luas, yakni 3.5 x 3.5 meter.

"Mengingat ruangan terlalu kecil, maka kami coba pindahkan yang lebih luas. Desainnya Insya Allah anti mainstream juga," kata Mabruri.

Kompas TV Bandung Air Show 2017 disaksikan warga di Landasan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.


Komentar
Close Ads X