Bangun Replika Eks Pabrik Gula dengan 17.845 Timus, De Tjolomadoe Raih Rekor MURI

Kompas.com - 19/08/2018, 17:21 WIB
REKOR--Replika gedung De Tjolomadoe yang disusun dengan timus sebanyak 17.845 meraih rekor MURI. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiREKOR--Replika gedung De Tjolomadoe yang disusun dengan timus sebanyak 17.845 meraih rekor MURI.


KARANGANYAR, KOMPAS.com — De Tjolomadoe meraih rekor MURI dengan membuat replika gedung bekas pabrik gula itu menggunakan 17.845 timus (kue berbahan ketela), Sabtu (18/8/2018).

Pembuatan Replika De Tjolomadoe yang disusun dari 17.845 buah timus merupakan puncak Festival Timus yang digelar sejak Kamis (16/8/2018) hingga Sabtu (18/8/2018).

Untuk membuat replika gedung Tjolomadoe dikerahkan 20 siswa-siswi SMKN 4 Karanganyar dan 10 orang dari ICA (Indonesian Chef Association) yang diketuai oleh Chef Brian Wicakssono (Runner Up Master Chef Indonesia 3).

Hasilnya, penyusunan timus replika De Tjolomadoe berhasil menorehkan Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai “Replika De Tjolomadoe dari Rangkaian Timus Terbanyak”.

Piagam Rekor MURI diserahkan Ekeskutif Manager MURI Sri Widyawati kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Usai menerima penghargaan, Juliyatmono mengatakan dipilihnya timus sebagai bahan pembuatan replika De Tjolomadoe karena makanan itu populer di daerahnya.

Apalagi setiap hari warga bisa membuat berton-ton timus untuk dikonsumsi dan dijual. Bahan baku timus murah, hiegenis, dan mudah dicari di pasaran.

Ekeskutif Manager MURI Sri Widyawati mengatakan perhitungan dari tim, pembuatan replika De Tjolomadoe dengan susunan timus memecahkan rekor dunia. Rekor itu tercetak dengan 17.845 butir timus.

SERAHKAN--Eksekutif Manager MURI, Sri Widyawati menyerahkan piagam rekor MURI untuk replika De Tjolomadoe dengan susunan timus terbanyak di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu ( 18/8/2018) sore. KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi SERAHKAN--Eksekutif Manager MURI, Sri Widyawati menyerahkan piagam rekor MURI untuk replika De Tjolomadoe dengan susunan timus terbanyak di Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu ( 18/8/2018) sore.

Widyawati mengapresiasi upaya Pemkab Karanganyar mengangkat makanan ikonik seperti timus ke tingkat nasional. Dengan demikian, makanan khas Kabupaten Karanganyar itu tetap bertahan di era sekarang bersaing dengan makanan modern.

"Karya dan karsa replika sangat spektakuler karena bahan baku merupakan makanan khas Karanganyar berupa timus. Semoga dengan anugerah rekor ini, timus tetap menjadi makanan kebanggaan," kata Widyawati.

Rachmat Priyatna selaku penyelenggara menyampaikan bahwa Festival Timus dan Pemecahan Rekor MURI melalui pembuatan replika diselenggarakan untuk meningkatkan brand engagement De Tjolomadoe.

"Kami harap acara ini mampu mendekatkan De Tjolomadoe dengan pengunjung dan masyarakat. Dengan demikian visi De Tjolomadoe untuk menjadi Pusat Kebudayaan di Solo Raya dapat tercapai," jelas Rachmat.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X