Kompas.com - 21/08/2018, 12:44 WIB
Ragam sajian kuliner Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIARagam sajian kuliner Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum bertualang menyibak megahnya peninggalan Suku Inca di Peru, Anda perlu mengenal cita rasa dan kebudayaan kuliner di sana.

Negara republik di bagian Barat Amerika Latin ini merajai kuliner di benuanya bahkan salah satu yang memiliki budaya kuliner unik di dunia.

"Peru memecahkan guinness rekor dengan menyajikan lebih dari 460 jenis hidangan dalam sekali makan, di kebudayaannya," tutur Julio Cardenas, Duta Besar Peru Untuk Indonesia, saat Media Tasting Peruvian Cuisine di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).

Menurutnya sejarah Suku Inca yang dominan di Peru sangat berkontribusi terhadap budaya makan hidangan Paruvian (kuliner Peru).

Ragam sajian kuliner camilan Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Ragam sajian kuliner camilan Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).
Sama seperti Indonesia, Peru punya banyak makanan tradisional. Namun cita rasanya sangat berbeda dengan Indonesia yang cenderung, manis, pedas, dan gurih atau asin.

"Identitas kuliner Peru ialah asam, masam dan asin, hampir semua hidangan tradisional kita rasanya asam-asin, sampai minuman yang terkenal pisco sour," tutur Natalia Gonzalez Echeverria, Chef asli Peru yang dihadirkan di Gran Melia Jakarta, dalam acara yang sama.

Namun jangan khawatir, untuk makanan pokok, masyarakat Peru juga sangat tergantung dengan nasi. Natalia mengungkapkan, belum makan kalau belum ada nasi, dan kentang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya Peruvian Cuisine selalu menggunakan nasi, apa pun dimakan pakai nasi dan kentang (satu paket), seperti makan lamb coriander dengan nasi, ayam saus kuning dengan nasi," ungkapnya.

Ragam sajian kuliner Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Ragam sajian kuliner Peruvian (Peru) yang ada di Hotel Gran Melia, Jakarta, Senin (19/8/2018).
Satu lagi, nasi reguler atau nasi yang umum dihidangkan di Peru rasanya gurih asin. Karena dimasak menggunakan bawang putih dan garam, yang jadi budaya kuliner tradisional mereka.

Mungkin Anda akan teringat dengan nasi liwet atau nasi uduk saat memakannya, yang berasal dari budaya kuliner Jawa dan Sunda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Hotel Karantina Turis Asing di Bali Boleh Terima Tamu Biasa, Tetapi...

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, Simak Syarat Kunjungannya

Travel Update
Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Segera Hadir, Eiger Adventure Land Bogor yang Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

Travel Update
PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

PPKM Diperpanjang, Wisata Air Bisa Buka hingga Anak-anak Boleh Masuk Bioskop

Travel Update
Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Evaluasi PPKM, Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Daerah Level 1 dan 2

Travel Update
Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Hingga 16 Oktober, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Belum Ada

Travel Update
AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

AP I Umumkan Syarat untuk Turis Asing yang Ingin Wisata ke Bali dan Kepri

Travel Update
Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Tips dan Panduan Wisata ke Setu Babakan, Jangan Lupa Check-in

Travel Tips
6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

6 Alasan Kenapa Harus Wisata ke Setu Babakan di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Panduan Wisata ke Pulau Lengkuas Belitung Saat Pandemi Covid-19

Jalan Jalan
6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

6 Hal yang Dapat Ditemukan Saat Wisata ke Setu Babakan Jakarta

Jalan Jalan
6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

6 Oleh-oleh Kerajinan Khas Pontianak, Ada Batu Kecubung dan Kain Tenun

Jalan Jalan
Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Candi Prambanan Tawarkan Paket Pruputan, Bisa Olahraga Pagi di Area Candi

Travel Update
Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Jalan-jalan di Kota Solo Kini Bisa Naik Mobil Listrik Wisata

Travel Update
Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Museum Setu Babakan Batasi Kunjungan, Hanya di Lantai 1

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.