Kompas.com - 24/08/2018, 14:26 WIB
Ilustrasi penumpang pesawat ChalabalaIlustrasi penumpang pesawat

KOMPAS.com – Tahukah Anda, saat berpergian menggunakan pesawat, kita perlu menggunakan tabir surya?

Dilansir dari News.com.au, Kamis (23/8/2018), ternyata tabir surya (sunscreen) juga perlu digunakan untuk melindungi kulit dari paparan matahari yang masuk dari kaca pesawat.

Berikut lima tips dan fakta tentang sinar ultraviolet yang masuk dalam pesawat.

Sinar matahari yang masuk dalam pesawat lebih berbahaya

Pilot memiliki risiko paling tinggi untuk kanker kulit dan kerusakan pada kulit lainnya, karena mereka duduk d iantara kaca-kaca besar di bagian depan pesawat.

Maka, pilot memiliki standar operasional khusus yang mengharuskan mereka menggunakan tabir surya saat penerbangan.

Penumpang juga perlu menggunakan tabir surya untuk menjaga kulit, walau kaca di samping tempat duduk Anda terbilang kecil.

Penumpang memerlukan penggunaan tabir surya karena saat penerbangan kita lebih dekat ke lapisan ozon dengan tinggi puluhan ribu kaki. Pada tingkat ini sinar matahari jauh lebih berbahaya.

Gunakan kembali tabir surya setiap dua jam sekali

Pakaian yang Anda gunakan tidak cukup untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari. Jika Anda dalam perjalanan jauh, dr Rai dari the British Association of Dermatologist menyarankan untuk menggunakan tabir surya tiap dua jam sekali.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.