Jambore Hari Konservasi Alam Nasional 2018 Resmi Digelar

Kompas.com - 29/08/2018, 13:17 WIB
Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018). Kementerian LHKDirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018).

MANADO, KOMPAS.com - Jambore Nasional Konservasi Alam dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2018 yang ditetapkan pada 10 Agustus resmi digelar, Selasa (28/8/2018).

Rangkaian kegiatan bertemakan "Harmonisasi Alam dan Budaya" ini berlangsung dari 28-31 Agustus 2018 di Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih, Kecamatan Ranowulu, Bitung.

Kegiatan ini menjadi peringatan HKAN yang pertama kali digelar di luar Pulau Jawa.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Jendral Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Wiratno, dan Sekretaris Daerah Kota Bitung, Audy Pangemanan.

Wiratno mengatakan rangkaian kegiatan Jambore ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan kekayaan alam Indonesia.

“Penetapan HKAN dan peringatannya dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga kesinambungan alam dan mencintai alam, memelihara, dan menjaganya serta menjadi sikap hidup dan budaya bangsa,” kata Wiratno dalam sambutannya.

Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018).Kementerian LHK Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018).

Dikutip dari siaran tertulis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (28/8/2018), ada 400 kader konservasi dari seluruh Indonesia yang mengikuti Jambore Konsevasi Alam.

Selain itu, ada 42 stan yang ikut Pameran Konservasi Alam serta produk unggulan.

Peringatan HKAN tahun ini diawali dengan Jambore Nasional dan Pameran Nasional Konservasi Alam, sebagai ajang berbagi ilmu dan pengalaman, yang dilaksanakan mulai 28 Agustus 2018.

Selain itu akan dilaksanakan peluncuran situs web Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia, talkshow Harmonisasi Alam dan Budaya, juga coaching clinic "Etika Berkunjung di Kawasan Konservasi".

Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018).Kementerian LHK Dirjen KSDAE Kementerian LHK, Wiratno resmi membuka Jambore Nasional Konservasi Alam, dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2018, Selasa (28/8/2018).

Peserta juga bebas mengikuti beragam workshop, mulai dari kewirausahaan dan kepemanduan wisata alam, penyelamatan satwa, fotografi dan jurnalistik alam, serta bagaimana membangun kemitraan konservasi dan pengelolaan kawasan konservasi.

Bersamaan dengan puncak peringatan HKAN 2018, Menteri LHK Siti Nurbaya akan memberikan Apresiasi Konservasi Alam dan KALPATARU, yang dilanjutkan dengan pelepasliaran satwa dan penanaman pohon bersama para peserta Jambore.

Setelah acara puncak, para peserta Jambore berkesempatan untuk mengikuti Safari pengamatan satwa di sore hari.

Mau jalan-jalan gratis ke Jerman bareng 1 (satu) teman kamu? Ikuti kuis kerja sama Kompas.com dengan Scoot lewat kuis JELAJAH BERLIN. Ada 2 (dua) tiket pesawat PP ke Jerman, voucher penginapan, Berlin WelcomeCards, dan masih banyak lagi. Ikuti kuisnya di sini. Selamat mencoba!

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X