Kompas.com - 29/08/2018, 15:24 WIB
Kesenian tradisional Barongan, yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing datang ke Kendal, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKesenian tradisional Barongan, yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing datang ke Kendal, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2018).

KENDAL, KOMPAS.com - Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mempunyai banyak kesenian tradisional, seperti kesenian Barongan. Kelompok kesenian yang mirip Barongsai ini, di Kabupaten Kendal, jumlahnya mencapai ratusan. Hampir ada di setiap desa.

Tidak heran kalau kemudian kesenian ini selalu tampil di setiap acara kebudayaan yang digelar oleh pemerintah tingkat desa sampai kabupaten.

Menurut salah satu pimpinan group barongan Desa Wonosari Patebon, Soni Wisnu Murti, kesenian barongan, adalah aset untuk menarik wisatawan asing. Alasannya, barongan sangat menarik dan bisa dimainkan oleh siapa saja, termasuk turis asing.

Baca juga: Naik Vespa, Bupati Kendal Buka Kali Bodri Culture Festival

Soni menegaskan, kesenian barongan sudah selayaknya go international karena sudah dikenaal dan selalu ditonton banyak orang.

Apalagi, kalau kesenian itu dikolaborasikan dengan kesenian lain seperti tari jaran kepang dan lainnya. Hasilnya, menurut Soni, bisa menjadi tontonan yang indah dan menarik karena ada ceritanya.

Kesenian Barongan yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing, Selasa (28/8/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Kesenian Barongan yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing, Selasa (28/8/2018).
“Pernah kami tampil di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, ada beberapa turis yang menonton, dan mereka tertarik, nonton sampai selesai,” kata Soni, Selasa (28/8/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senada dengan Soni, Pengurus Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra), Kelana Siwi, optimis dalam waktu dekat kesenian barongan sudah bisa go international kaarena banyak penggemarnya, termasuk turis asing.

“Saya pernah melihat sendiri, ada orang asing yang ikut menari bersama penari pendamping barongan,” katanya.

Kelana mengakui kelompok kesenian barongan sangat banyak di Kabupaten Kendal. Ia ingin, ada festival kesenian tersebut. Festival itu, bisa dilaksanakan di tempat wisata dan bekerja sama dengan biro wisata.

Kesenian Barong yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing, Selasa (28/8/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Kesenian Barong yang bisa dijadikan aset untuk menarik wisatawan asing, Selasa (28/8/2018).
“Tapi penggarapan tarian barongannya dibuat yang baik dan rapi sehingga penonton tidak bosan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.