Dari Pulau Kambing Terbitlah Pasir Belabuh di Fakfak Papua

Kompas.com - 03/09/2018, 07:15 WIB
Pasir Belabuh di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (25/8/2018). KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIPasir Belabuh di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (25/8/2018).

FAKFAK, KOMPAS.com - Ada salah satu pulau unik yang ada di wilayah Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang diberi nama Pulau Kambing.

Nama tersebut dipilih karena pulau kosong tersebut sering digunakan oleh masyarakat yang tinggal di Pulau Arguni untuk memelihara kambing.

"Ada puluhan kambing yang dipelihara di Pulau Kambing. Harga kambing cukup tinggi di sini. Di pulau itu banyak tanaman yang bisa jadi makanan kambing, beda kalau di Arguni," kata Sahroni, nelayan yang mengantarkan Kompas.com, Sabtu (25/8/2018) sambil menunjuk Pulau Kambing yang kami lintasi.

Baca juga: 2 Wisata Danau Tersembunyi di Pegunungan Arfak Papua Barat

Menurut Sahroni, untuk membedakan kambing yang ada, biasanya pemilik kambing menggunakan kalung dari bandul tutup botol yang berbeda-beda.

Selain itu, Pulau Kambing selalu dijadikan tujuan tempat wisata saat libur lebaran atau libur akhir pekan.

Kapal berlabuh di pasir timbul di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (24/8/2018).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Kapal berlabuh di pasir timbul di Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (24/8/2018).
Masyarakat yang tinggal di wilayah Distrik Kokas akan berbondong-bondong ke Pulau Kambing menggunakan perahu untuk mandi-mandi dan makan-makan bersama keluarga.

Baca juga: Cantiknya Gurun Pasir Telaga Biru di Bintan, Serasa di Timur Tengah

Tidak jauh dari Pulau Kambing, kami beruntung bisa melihat pasir timbul di tengah lautan. Masyarakat sekitar menyebutnya pasir belabuh. Di tengah pasir timbul, terlihat segerombolan burung camar.

Perahu yang kami naiki langsung berlabuh di pasir putih di tengah lautan dan para penumpang bergegas turun untuk mengabadikan pasir timbul yang dikeliling air laut yang jernih dan bersih.

"Jika air pasang, pasir timbul ini tidak terlihat. Bentuknya seperti bulan sabit melengkung mengarah ke Pulau Kambing. Cantik ya," kata Oni sambil menunjukkan Pulau Kambing yang menjadi latar belakang kami.

Pasir timbul berlatar belakang Pulau Kambing di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (24/8/2018).KOMPAS.com/IRA RACHMAWATI Pasir timbul berlatar belakang Pulau Kambing di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (24/8/2018).
Menurut Oni gugusan pantai sepanjang Teluk Kokas memiliki pemandangan yang indah, namun sayangnya masih belum banyak dikenal orang.

"Jika wilayah ini dijadikan tempat wisata dan dikenalkan keluar sana, saya yakin akan banyak wisatawan yang datang ke sini," pungkas Oni.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X