Kompas.com - 04/09/2018, 08:05 WIB

BATU, KOMPAS.com - Pos Ketan Legenda jadi salah satu kuliner ikonik di Batu, Jawa Timur. Mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Batu sengaja mampir untuk bersantap di Pos Ketan Legenda yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, bagian Barat Alun Alun Kota Batu, dan di Temas.

"Nama pos ini sebenarnya karena dulu nenek saya jualan ketan di depan Kantor Pos. Jadi orang orang sering menyebut ketan di pos, begitu," kata generasi ketiga penerus Pos Ketan Legenda, Supri (28) di Pucuk Coolinary Festival, Minggu (2/9/2018).

Nenek Supri bernama Siami yang pertama kali berjualan ketan dari 1967. Sejak saat itu keluarga Siami menjalankan usaha berjualan ketan.

Untuk penambahan legenda pada nama Pos Ketan diberikan lantaran ketan ini memang melegenda di kalangan pelanggan setia. Warung ketan telah hadir sejak 57 tahun lalu dan masih ramai sampai saat ini. Pos Ketan Legenda juga dikenal dengan waktu operasional panjang yakni dari pukul 10.00-02.00 WIB.

Ketan Susu Keju Meises, menu favorit pengunjung di Pos Ketan Legenda, BatuKOMPAS.com/Mentari Chairunisa Ketan Susu Keju Meises, menu favorit pengunjung di Pos Ketan Legenda, Batu

"Ketannya ini dari dulu memang dijual saat malam hari. Awalnya langganannya itu supir truk dan supir travel. Ke sini pelanggannya mahasiswa dan wisatawan," jelas Supri.

Alhasil Pos Ketan Legenda saat ini dikenal sebagai camilan malam hari. Memilikk porsi sedang, aneka toping, harga terjangkau, dan cocok untuk disantap bersama minuman hangat. 

Pos Ketan Legenda juga mampu menjaga konsistensi rasa sejak 1967. Menurut Supri. tak ada kiat khusus untuk memasak ketan.

"Paling penting pilih ketan yang berkualitas baik. Kami pilih ketan dari Thailand yang kualitasnya paling baik. Ini lebih mudah diolah dan awet daripada ketan lokal," kata Supri.

Pengunjung memadati kedai Pos Ketan Legenda 1967.instagram.com/posketanlegenda1967malang Pengunjung memadati kedai Pos Ketan Legenda 1967.

Pos Ketan Legenda kini memiliki puluhan varian toping. Namun jika ingin yang orisinal, Supri menyarankan untuk mencoba ketan dengan toping bubuk kacang kedelai, parutan kelapa, dan gula jawa cair.

Resep itu seperti yang dijual oleh Siami 57 tahun silam, hingga ketan kini identik dengan Kota Batu, Jawa Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.