Kompas.com - 05/09/2018, 17:32 WIB
Buku 2 in 1 Lansia Backpacker dan Backpacker with Mom. Dok Lansia Backpacker dan Backpacker with MomBuku 2 in 1 Lansia Backpacker dan Backpacker with Mom.

Jeanne Pattisina menjadi janda pada usia 35 tahun. Jeanne sempat bekerja sebagai sekretaris di Jakarta. Ia membesarkan dua orang anaknya sendirian. Setelah pensiun, Jeanne bekerja sebagai konsuler lansia di beberapa rumah jompo.

Sedangkan Edna Caroline adalah anak pertama Jeanne, seorang jurnalis. Di sela-sela waktunya, ia menulis komik seperti Komando Rajawali 1-6, dan Keumalahayati

Jeanne dan Edna bercerita, mereka lebih saling mengenal, terutama perubahan-perubahan yang dialami ibu pada usia senja. Ibu yang tadinya serba bisa, jadi mengalami beberapa keterbatasan.

Tapi ibu bisa menikmati perjalanan itu tentunya dengan berbagai persiapan baik fisik maupun mental. Kenyataannya, masih ada beberapa kekagetan yang dialami.

Baca juga: Lima Negara yang Terjangkau Bujet Backpacker Milenial

 

“Waktu pertama kali tiba di stasiun sentral Amsterdam, angin bertiup, dingin sekali sampai ke tulang, saya sampai shocked. Sempat menyesal juga. Dan saya merasa bersalah, kenapa saya tidak tahu sebelumnya. Info-info semacam ini yang ingin saya sampaikan ke lansia yang lain,” kata Jeanne.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buku setebal 260 halaman ini ditulis dengan dua macam huruf. Lansia Backpacker hurufnya besar-besar. Sementara, Backpacker With Mom hurufnya standar.

Bagian Lansia Backpacker ditulis oleh Jeanne tentang persiapan-persiapan yang dilakukan sebagai lansia, berbagai kekhawatiran, serta perasaan bahagia yang dirasakan.

Sementara bagian Backpacker With Mom menceritakan sudut pandang Edna, upaya yang dilakukan agar orangtua tidak susah apalagi sakit, serta tips-tips bagi anak-anak yang ingin mengajak orangtuanya berjalan-jalan.

Trinity, bloger yang juga penulis serial buku Naked Traveler mengatakan, buku ini sangat seru.

“Buku yang ditulis dengan dua perspektif anak dan ibu ini menginspirasi kita semua untuk berani membawa orangtua kita traveling ke destinasi impian mereka. Pada akhirnya, tidak ada yang lebih membahagiakan daripada melihat orangtua kita bahagia, " kata Trinity.

Elok Dyah Messwati, admin grup Backpacker Dunia, wartawan dan penulis buku travelling mengatakan, perjalanan ini tentu tidak mudah bagi Edna dan Jeanne. Namun, keduanya memilih untuk mendobrak rintangan yang menghambat dengan tetap menikmati indahnya menyusuri negeri impian.

“Buku ini unik karena bisa jadi pegangan bagi orangtua yang berjalan-jalan, serta bagi anak yang ingin membawa orangtua berwisata, bagaimana menyelaraskan ritme gerak orang muda dan tua yang tak lagi gesit,” kata Elok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.