Ini 6 Situs Warisan UNESCO di Filipina

Kompas.com - 12/09/2018, 16:16 WIB
Epifanio de los Santos Avenue (EDSA) adalah jalan utama di sekitar Metro Manila, lebarnya hampir 24 km. Wilayah ini sering padat sepanjang hari oleh penumpang yang ingin menuju sekitar kota.KARIM RASLAN Epifanio de los Santos Avenue (EDSA) adalah jalan utama di sekitar Metro Manila, lebarnya hampir 24 km. Wilayah ini sering padat sepanjang hari oleh penumpang yang ingin menuju sekitar kota.

JAKARTA, KOMPAS.com – Filipina yang terletak di Utara Indonesia memiliki 7.107 pulau yang berada di lingkar Pasifik Barat dan berbatasan dengan laut serta perairan.

Dulu, Filipina terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil, kemudian dijajah dan menjadi salah satu provinsi Spanyol pada tahun 1521 hingga 1898. Pada perang dunia kedua, negara kepulauan ini sempat diduduki oleh Jepang.

Ini kemudian membuat Filipina dari segi arsitektur dan kehidupan masyarakat dipengaruhi oleh negara-negara yang sempat menjajahnya, terutama Spanyol.

Dengan luas 343.448 kilometer persegi membuat Filipina kaya akan berbagai destinasi wisata yang punya sejarah, budaya dan juga kuliner.

Tidak heran jika beberapa wisata di negara berbahasa Tagalog ini kemudian dilirik dan menjadi warisan dunia UNESCO.

Berikut enam situs budaya dan alami yang menjadi Warisan Dunia UNESCO di Filipina yang dihimpun KompasTravel dari berbagai sumber.

 Baroque Churches of The Philippines di Filipina.Dok. Barbara Blanchard Baroque Churches of The Philippines di Filipina.

1. Baroque Churches of The Philippines (1993)

Terdapat empat gereja yang dibangun oleh bangsa Spanyol di Filipina. Keempat gereja tersebut adalah Gereja Paoay di Ilocos Norte, Gereja Santa Maria di Ilocos Sur, Gereja San Agustin di Manila, dan Gereja Miag-ao di Iloilo.

Empat gereja ini kemudian masuk ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO tahun 1993 karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang cukup tinggi.

Historic Town of Vigan di Filipina.Dok. Vincent Long Historic Town of Vigan di Filipina.

2. Historic Town of Vigan (1999)

Kota Vigan di Ilocos Sur menjadi kota kolonial terpelihara yang terbaik di Asia. Dibangun pada abad ke 16 pada zaman penjajahan Spanyol. Ini kemudian ditetapkan menjadi situs warisan dunia UNESCO tahun 1999.

Ketika menyusuri jalan-jalan di Vigan, akan terlihat batu-batu besar yang terpengaruh pada masa kolonial dan tetap dilestarikan sehingga masih bisa ditemui.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X