Kompas.com - 13/09/2018, 08:07 WIB
Kedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018). KOMPAS.com/SLAMET PRIYATINKedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018).

KENDAL, KOMPAS.com - Ingin menikmati kopi kendal, Jawa Tengah, dengan cangkir terbuat dari bambu. Datang saja ke Pos Kota Kendal.

Di pojok kanan halaman Kantor Pos tersebut, ada kedai kopi bernama, Kopa Kopi Wae, yang menyediakan kopi bercangkir dari bambu. Kopi yang dijual, adalah kopi asli Kendal. Bagaimana rasanya?

Menurut salah satu penyuka kopi yang sering minum kopi di kedai Kopa Kopi Wae, Arif Sudibyo, ada sensasi tersendiri minum kopi bercangkir dari bambu.

Baca juga: Yuk Intip Fakta-fakta Cara Minum Kopi Orang Ethiopia

Rasanya lain daripada yang lain, ketika dia bandingkan dengan minum kopi di kedai kopi lain yang cangkirnya dari beling, keramik atau lainnya.

“Rasanya tetap minum kopi dari Kendal, tapi sensasinya yang berbeda. Rasanya kayak bagaimana gitu,” kata Arif sambil tersenyum, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: Tips Membeli Kopi di Pasar Online Agar Tidak Tertipu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arif, warga Patebon Kendal ini, mengaku hampir setiap hari mampir ke kedai kopi yang terletak di pinggir jalan Pantura Kendal tersebut.

Kedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Kedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018).
“Sehari tidak ngopi di sini, rasanya hidup ini kurang lengkap,” ujarnya sambil tertawa kencang.

Sama dengan Arif, pengunjung kedai kopi Kopa Kopi Wae, Elly, mengaku lebih gaya kalau minum kopi di kedai tersebut. Selain kopinya asli dari Kendal, cangkirnya terbuat dari bambu.

“Ha-ha-ha, minum kopi pakai cangkir bambu, kalau menyeruput, bibirku terasa tebal,” katanya berkelakar.

Pengelola kedai Kopa Kopi Wae, Wiwid, mengatakan tujuan dirinya menyediakan cangkir dari bambu bagi pembeli kopi untuk memikat pelanggan.

Apalagi, Wiwid belum pernah menjumpai kedai kopi yang menjual wedang kopi dengan menggunakan cangkir bambu.

“Supaya tampil lain saja,” ujarnya.

Kedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018).KOMPAS.com/SLAMET PRIYATIN Kedai kopi Kopa Kopi Wae di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018).
Wiwid, menambahkan kedai Kopa Kopi Wae juga menyediakan cangkir keramik bagi yang tidak ingin memakai cangkir bambu. Ini supaya pembeli yang tidak biasa dengan cangkir bambu, tidak meninggalkan kedainya.

“Ada yang minum kopi, tapi memakai cangkir keramik atau gelas biasa,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
Agrowisata Kuncen Polobogo Kabupaten Semarang, Keindahan Alam di Selatan Gunung Merbabu

Agrowisata Kuncen Polobogo Kabupaten Semarang, Keindahan Alam di Selatan Gunung Merbabu

Jalan Jalan
Menjelajahi Kakatiya Rudreshwara, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di India

Menjelajahi Kakatiya Rudreshwara, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di India

Jalan Jalan
3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

Jalan Jalan
Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Travel Update
Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Travel Update
IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

Travel Update
Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Travel Update
Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Travel Update
Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X