Tak Hanya Hidangan Laut Bercangkang, Ini Menu Baru The Holy Crab

Kompas.com - 13/09/2018, 09:14 WIB
Salah satu menu baru dari The Holy Crab, menu THC Classic di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHSalah satu menu baru dari The Holy Crab, menu THC Classic di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com – Untuk Anda para pecinta kuliner dengan kulit bercangkang rasanya tak asing dengan restoran The Holy Crab.

Hidangan menu bercangkang seperti Dungeness Crab, King Crab Legs, Snow Crab Legs, Mud Crab hingga Candian Lobster bisa Anda temukan di sana.

Kini, Anda tak hanya bisa menikmati menu-menu tersebut, tetapi ada menu hidangan baru mulai dari makanan pembuka, sup dan salad, menu utama, saus, hingga makanan penutup.

“Kami terkenal dengan hidangan laut bercangkang. Tapi saat ini kita hadirkan puluhan menu baru yang bisa dinikmati para pengunjung,” ujar Managing Director Erson Food, Steven William, dalam peluncuran menu baru dari The Holy Crab di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: Berburu Seafood Murah di Osaka

Ia menjelaskan ada sekitar 40 hidangan menu baru yang diluncurkan sejak pertengahan Agustus 2018.

Berbagai pilihan menu baru dari The Holy Crab di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Berbagai pilihan menu baru dari The Holy Crab di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Untuk menu makanan baru straters harga yang ditawarkan mulai dari Rp 38.000 hingga Rp 125.000.

Beberapa menunya, New Orleans Crispy Calamari, Stinky Garlic Fries, Crispy Cajun Chicken Wings, Crabs & Shrimp Nacos, dan masih banyak yang lainnya.

Kemudian menu makanan baru dari soups and salads ditawarkan mulai harga Rp 45.000 hingga Rp 95.000. Salah satu menu yang bisa dicoba Crabs & Wild Mushroom Salad.

Salah satu menu baru dari The Holy Crab, menu Crab & Wild Mushrooms Salad di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Salah satu menu baru dari The Holy Crab, menu Crab & Wild Mushrooms Salad di Gunawarman, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Pada Seafood Buckets, menu baru ditawarkan mulai harga Rp 335.000 hingga Rp 1.500.000.

Salah satu menu yang bisa dicoba seperti Domestic Finest terdiri dari Whole Mud Crab, Shrimps, Mussels, jagung manis, dan sosis.

Hidangan from the sea bisa dinikmati mulai dari Rp 95.000 hingga Rp 165.000. Salah satu menunya seperti Southern Dirty Rice with Mixed Seafood.

Sementara itu hidangan pencuci mulut ditawarkan mulai dari harga Rp 35.000. Menu baru minuman dan mocktails ditawarkan mulai harga Rp 18.000 hingga Rp 45.000.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Bagaimana Indonesia?

Whats Hot
Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Ada PSBB di Jakarta, 7 KA Jarak Jauh Kurangi Jam Operasional

Whats Hot
Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Pesan Antar Makanan Bisa Bantu Hotel dan Restoran saat Wabah Corona?

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

[POPULER TRAVEL] Rp 50.000 di Kos saat Karantina | Dalgona Matcha

Whats Hot
Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Izin Pendakian Gunung Everest Ditangguhkan, Sherpa Tidak Punya Pendapatan

Whats Hot
Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Hari Hachiko, Warga Diimbau Stop Kenakan Masker ke Patung Hachiko

Jalan Jalan
Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Kabar Gembira di Tengah Pandemi Covid-19: Pegunungan Himalaya Terlihat dari India

Whats Hot
Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Cara Membuat Dalgona Milo Tanpa Pakai Emulsifier

Makan Makan
Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu Tidak Beroperasi Sampai 31 Mei 2020

Whats Hot
Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Hari Hachiko, Menyelisik Kisah Anjing Setia di Jepang

Jalan Jalan
Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Cara Buat Dalgona Matcha, Cocok untuk Kamu yang Tidak Minum Kopi

Makan Makan
Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Cara Membuat Dalgona Coffee Jumbo 7 Liter, Ingin Coba?

Makan Makan
Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Cara Membuat Gula Aren Cair untuk Kopi, Hanya Butuh 2 Bahan

Makan Makan
Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Rp 50.000 untuk Satu Minggu di Kos Saat Karantina, Bisa Masak Apa Saja?

Makan Makan
Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Alasan Orang China Sering Pakai Masker, Bagian dari Pengobatan Tradisional?

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X