Okinawa dalam 4 Hari: Goa Purba, Tarian Arwah, hingga Jejak Perang Dunia II Halaman 1 - Kompas.com

Okinawa dalam 4 Hari: Goa Purba, Tarian Arwah, hingga Jejak Perang Dunia II

Kompas.com - 14/09/2018, 16:16 WIB
Goa Gyokusendo yang ada di Pulau Okinawa. Goa ini merupakan goa purba yang tercipta 300.000 tahun yang lalu namun baru ditemukan peneliti Jepang pada tahun 1967.KOMPAS.com/SABRINA ASRIL Goa Gyokusendo yang ada di Pulau Okinawa. Goa ini merupakan goa purba yang tercipta 300.000 tahun yang lalu namun baru ditemukan peneliti Jepang pada tahun 1967.

NAHA, KOMPAS.com - Terletak di ujung selatan Jepang, Okinawa memiliki segudang keindahan alam, warisan budaya, hingga kisah sejarah yang menarik untuk dijelajahi. Hanya di perfektur ini, kamu bisa merasakan suasana yang berbeda dari Jepang pada umumnya.

Apa yang berbeda? Banyak hal. Bahkan, saat menginjakkan kaki di Okinawa, kamu akan melihat sekilas gambaran Hawaii di perfektur yang terdiri dari 150 pulau ini. Sejumlah media barat menyebut Okinawa sebagai "The New Hawaii in Japan".

Kompas.com mengunjungi Okinawa pada 1-5 September 2018 lalu. Bertolak dari Bandara Haneda, Tokyo, pemandangan berbeda mulai terasa. Di boarding room untuk pesawat JAT, warna-warni pakaian bermotif floral dan kaca mata hitam menjadi pemandangan yang umum ditemui dalam penerbangan menuju Okinawa. Hawa liburan begitu terasa.

Baca juga: Pertama Kali ke Jepang, Ikuti 8 Etiket Penting Ini

Tak heran, Okinawa memang menjadi destinansi wisata paling favorit bagi orang Jepang sendiri. Mereka biasanya memilih Okinawa pada saat libur musim panas ataupun saat salju turun di sebagian besar kawasan Jepang. Dengan ke Okinawa, mereka bisa menghangatkan diri.

Iklim Okinawa yang terbilang stabil sepanjang tahun menjadi nilai tersendiri bagi wilayah ini. Pada saat musim dingin, tak ada salju yang turun. Suhu terendah pun hanya sampai 15 derajat celcius. Sementara saat musim panas, suhu udara di Okinawa lebih sejuk dibandingkan Tokyo yang bisa mencapai lebih dari 33 derajat celcius.

Pada saat Kompas.com datang ke Okinawa, musim liburan anak sekolah masih belum usai. Sehingga, masih banyak turis Jepang. Selain turis Jepang, banyak pula ditemui turis asal Taiwan atau Cina yang jaraknya memang lebih dekat dari Okinawa.

Goa purba Gyokusendo yang ada di Pulau Okinawa. Tampak dalam foto adalah sebuah air terjun kecil dengan air jerni berwarna biru tosca.KOMPAS.com/SABRINA ASRIL Goa purba Gyokusendo yang ada di Pulau Okinawa. Tampak dalam foto adalah sebuah air terjun kecil dengan air jerni berwarna biru tosca.
Menyusuri perut bumi Okinawa

Begitu tiba di Okinawa, destinasi pertama yang kami datangi adalah Gyokusendo yang terletak di kawasan Okinawa World. Ini adalah goa purba yang terbentuk sekitar 300.000 tahun yang lalu namun baru ditemukan sekelompok peneliti pada 1967. Panjang goa ini mencapai 5 kilometer namun baru 890 meter yang bisa diakses publik.

Menyusuri sepanjang goa, pengunjung akan dibuat terkesima dengan ribuan stalaktit dan stalakmit yang menjulang di langit dan dasar goa. Di beberapa sudut, pengunjung akan menemukan formasi bebatuan kapur yang membentuk rupa seperti mangkok rakasasa, patung dewi, hingga naga.

Baca juga: Imajinasi Tanpa Batas di Teamlab Planets Tokyo, Bikin Terhipnotis!

Ada pula fosil-fosil binatang purba seperti rusa yang ditemukan di dalam goa ini. Berjalan sedikit ke dalam, suara gemercik air mulai terdengar. Sungai-yang berliku dan air terjun kecil langsung menyapa. Airnya jernih sekali dengan gradasi warna biru dan tosca.

Meski harus naik turun anak tangga dan menyusuri jembatan kecil sepanjang hampir 1 kilometer, rasanya tak melelahkan. Selain suhu udara yang sangat sejuk di dalam goa, pengunjung juga tak henti-hentinya dibuat terkesima dengan keindahan perut bumi Okinawa ini.


Page:

Close Ads X