Kali Pertama Coba? Ini Makanan Timur Tengah yang Cocok untuk Pemula.. - Kompas.com

Kali Pertama Coba? Ini Makanan Timur Tengah yang Cocok untuk Pemula..

Kompas.com - 14/09/2018, 20:05 WIB
Hidangan pembuka, sambosa (segitiga), arayes (persegi), dan cinamon cake di Resto Al Jazeera Polonia, Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, (13/9/2018).KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Hidangan pembuka, sambosa (segitiga), arayes (persegi), dan cinamon cake di Resto Al Jazeera Polonia, Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, (13/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang pertama kali mencicipi hidangan Timur Tengah yang notabene berbahan daging kambing, Anda bisa memilih hidangan sambosak dan arayes.

Maselogiri Noegroho, Manajer Operasional Resto Al Jazeerah Polonia, Jakarta Timur, kerap menemukan pengunjung yang baru pertama kali ingin mencoba hidangan khas Timur Tengah, merasa ragu.

Ia merekomendasikan dulu sambosak dan arayes. Kedua kuliner itu berisi daging kambing, ayam bahkan keju. Dua hidangan tersebut merupakan hidangan pembuka yang berperan meningkatkan selera makan.

"Dari hidangan awal itu kita mau men-sugest kalau hidangan kambing itu sebenarnya sehat, apalagi dimasaknya yang benar hingga tidak bau sama sekali, laziz," tuturnya kepada KompasTravel di Al Jazeerah Resto, Polonia, Jakarta Timur, Kamis (13/9/2018).

Meski keduanya bisa berisikan daging kambing, tetapi dagingnya berbeda cara masak. Jika sambosak daging kambing yang dibumbui sedikit pedas hanya dicincang, sedangkan di arayes, daging kambing yang digiling dibumbui tidak pedas.

"Sambosak dan arayes kita pake resep yang khusus untuk keduanya, ada herbal dan rempah khusus di sana yang tidak ditemukan di resto Arab yang lain, berdasarkan pengalaman kita bertahun-tahun dari Raden Saleh," kata Maselo.

Hummus.EMIRATES Hummus.
Sedangkan hidngan utama yang pertama kali disuguhkan bagiyang baru mencicipi kuliner Timteng, ia merekomendasikan hummus. Hummus merupakan hidangan berbahan dasar kacang arab yang dihaluskan, dibumbui rempah, zaitun, dan diberi toping daging kambing cincang.

"Cara makannya menggunakan roti arab, khubus, yang dicocol dengan hummusnya. Itu enak banget," ujar Maselo.

Menurutnya, masih ada beberapa orang yang datang ke restonya tetapi tidak mau mencoba hidangan kambingnya. Tentu pihaknya akan tetap tetap melayani, sembari diberikan edukasi tentang lezat dan amannya mengkonsumsi daging kambing.

"Kita suggest juga kalau hidangan kambing itu sebenarnya laziz (enak) dan thayib (sehat) apalagi di sini prosesnya dikontrol mulai dari kambingnya hidup, pemotongan, hingga masak. Jadi selain terjamin halalnya, baiknya, juga kelezatannya," tutup Maselo.

 Ruangan-ruangan di Resto Al Jazeera Polonia, Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, (13/9/2018).KOMPAS.COM/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Ruangan-ruangan di Resto Al Jazeera Polonia, Jakarta Timur, Jakarta, Kamis, (13/9/2018).
Restoran Al Jazeerah ini berada di di Jalan Cipinang Cempedak 1 Nomor 29, Jatinegara, Jakarta Timur. Resto ini buka pukul 09.00-00.00 WIB, sedangkan yang di Jalan Raden Saleh buka hingga pukul 02.00 pagi.


Komentar
Close Ads X