Kompas.com - 18/09/2018, 11:00 WIB
Suasana kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIASuasana kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini Gubernur Jawa Barat terpilih Ridwan Kamil melakukan pertemuan dengan calon wakil presiden, Sandiaga Uno, di salah satu kedai kopi di Mega Kuningan, Jakarta.

Dalam sosial medianya Ridwan Kamil memposting swafotonya bersama Sandiaga Uno, dan mengaku menikmati kopi jawa barat yang "juara" di kedai Meanwhile, di tengah Kota Jakarta. 

Penasaran dengan kedai kopi pilihan keduanya, KompasTravel coba merasakan sensasi menyeruput kopi jawa barat di kedai tersebut. Kedai Meanwhile Coffee berada di Jalan Perintis no 16, Mega Kuningan, Jakarta, tepat di sisi gedung Kuningan Guest House.

Jangan bayangkan kafe yang berada di salah satu pusat bisnis Jakarta ini seperti kafe franchise luar negeri yang besar nan menjamur banyak di ibukota. Kedai ini cukup sederhana, dengan desain minimalis berkonsep industrial.

Kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).
Warna hijau tosca, berpadu abu dan putih menghiasi dekorasi ruangan sembilan kali empat meter. Lokasinya yang masuk areal guest house pun membuat suasana tenang, jauh dari riuh ramai kendaraan Ibu Kota.

"Iya benar mas, waktu itu pa RK sama Sandiaga ngopi bareng di sini," ujar Putra Dwi (22) seorang barista Meanwhile Coffee setelah menyambut KompasTravel, malam Senin (17/9/2018).

Ia mengatakan Ridwan Kamil memesan kopi hitam filter dengan teknik manual dan biji kopi dari Gunung Tilu, Kabupaten Bandung. Saya pun spontan memesan jenis kopi yang sama, hanya saja saat itu Ridwan Kamil memesannya hangat, dan saya memilih dingin.

"Kalau Pak Sandiaga lebih suka yang campur susu, cappucino milihnya waktu itu," ujar Ary Rubiyono, salah satu pemilik kafe ini yang kebetulan sedang ada di sana.

Selain memiliki mesin espresso, kafe ini menyajikan banyak kopi manual. Biji kopi yang digunakan pun bervariasi, mulai kopi lokal seperti kopi Gunung Puntang, Malabar, Gunung Tilu, Bali, Aceh, dan Toraja.

Saat KompasTravel, ke sana terlihat cukup banyak biji kopi asal Jawa Barat, termasuk yang di pesan RIdwan Kamil. Meski begitu, Ary mengatakan hanya kebetulan saja stok yang ada dari Jawa Barat.

Kopi manual brew jawa barat, di kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kopi manual brew jawa barat, di kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).
"Kebetulan aja kita lagi punya banyak kopi dari Jawa Barat, bukan khusus Jawa Barat sih. Nanti kalau abis juga ganti lagi, kita cari yang jarang," tuturnya kepada KompasTravel.

Selain itu mereka banyak menggunakan biji kopi luar yang tidak biasa. Ada biji kopi el salvador rostingan Berlin Jerman, biji kopi kenya roastingan onibus Jepang, biji kopi kolla bolcha dari Ethiopia, dan banyak lagi.

"Pesanan paling banyak filter, beans-nya ke lokal. Tapi kita juga punya banyak beans impor yang jarang ditemui di Indonesia. Salah satunya garelli, Brazil, juara roasting dunia 2018," tutur Aryo, sang empunya kafe kopi.

Biji-biji kopi tersebut menurutnya sengaja ia cari yang jarang disajikan di Indonesia. Selain karena hobi, juga untuk menyasar pasar para penggemar kopi. Tak hanya menjual kopi siap minum, melainkan ia juga menjual biji kopi mentahnya.

Sedikit terheran ketika KompasTravel melihat daftar harga di menunya, ekspektasi harga tinggi di tengah salah satu pusat bisnis ibukota sirna. Mereka menjual kopi mulai harga Rp 15.000 untuk espresso, hingga Rp 45.000 untuk filter kopi dengan biji import.

"Ya walau di tengah pusat perkantoran, kami mau mereka gampang untuk ngopi, bisa tiap hari ke sini tak perlu mikir harga, yang penting enak dan berkualitas," ungkap Aryo.

Biji kopi import di kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Biji kopi import di kafe kopi Meanwhile, yang dipilih Ridwan Kamil bertemu dengan Sandiaga Uno di Mega Kuningan, Jakarta saat diku jungi KompasTravel, Senin (17/9/2018).
Anda bisa memesan tujuh pilihan espresso, 12 pilihan kopi manual dengan empat tingkat biji yang berbeda dan lima jenis minuman non kopi, seperti cokelat.

Untuk hidangan makanan ada delapan menu berbeda, mulai Rp 10.000 untuk bolu kayu manis hingga Rp 25.000 untuk nasi bakar.

Kedai yang baru dibuka Mei 2018 ini setiap harinya rata-rata menyuguhkan 50 cangkir kopi pada pengunjungnya. Pengunjung paling banyak memesan kopi manual biji lokal dengan teknik V60.

"Ramai biasanya rata sih, hari kerja sama weekend. Cuman kalau hari libur biasanya keluarga, kayanya dari mall-mall sekitar sini yang pengen ngopi," tutur Ary.

Bagi Anda yang ingin mencobanya, bisa datang mulai pukul 07.30 - 21.00, kecuali Jumat buka mulai 13.00 WIB. Tersedia juga fasilitas wifi, pendingin ruangan, dan musik di beberapa waktu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Travel Update
Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Travel Update
Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Travel Update
Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Travel Update
Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Travel Update
Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Travel Update
Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

Travel Update
Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X