Kompas.com - 19/09/2018, 11:07 WIB
Nezu shrine yang terletak di Tokyo, Jepang ini  berada di sebuah komplek luas yang asri. Sebuah pemandangan sejuk dan tenang di tengah sibuknya kota Tokyo.  Kuil ini biasa digunakan penganut Shinto untuk beribadah atau untuk menyelenggarakan pernikahan. KOMPAS.com/SABRINA ASRILNezu shrine yang terletak di Tokyo, Jepang ini berada di sebuah komplek luas yang asri. Sebuah pemandangan sejuk dan tenang di tengah sibuknya kota Tokyo. Kuil ini biasa digunakan penganut Shinto untuk beribadah atau untuk menyelenggarakan pernikahan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata ke Jepang tidak melulu mahal. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghemat bujet tanpa membuat liburan jadi sengsara.

Kabar gembiranya, ada banyak promo khususnya untuk transportasi dan akomodasi di Jepang yang dapat dibeli saat pameran wisata di tanah air.

Berikut adalah enam cara menghemat pengeluaran bujet saat berwisata di Jepang:

1. Berkunjung Saat Musim Dingin

Saat musim dingin, dari November sampai Februari adalah saat harga terendah hotel-hotel di Jepang. Harga pesawat juga banyak promo pada musim dingin dan musim panas di Jepang.

Baca juga: 10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Pergi ke Okinawa Jepang

Sebaliknya saat musim gugur dan musim semi merupakan musim harga tertinggi untuk hotel dan pesawat di Jepang. Bagi yang ingin melihat dan merasakan salju, berkunjung ke Jepang saat musim dingin adalah waktu yang tepat.

2. Menginap di Pusat Kota

Carilah akomodasi dekat stasiun, khususnya Stasiun Tokyo dan Tokyo Imperial Palace jika menginap di Tokyo. Meskipun memiliki harga lebih mahal, tetapi daerah ini dekat kemana saja.

3. Makan seperti Orang Lokal

Pilihlah restoran yang disukai orang lokal. Bisa dengan bertanya kepada petugas hotel atau meminta rekomendasi dari warga lokal. Biasanya orang lokal tahu restoran murah dengan cita rasa autentik.

Baca juga: Tips Liburan di Jepang, Jika Barang Hilang Saat Naik Kereta atau Bus

Jika benar-benar ingin mengirit bujet makan, belilah makanan di minimarket tertentu saat malam hari. Harga makanan didiskon setengah harga.

Salah satu kuliner khas Jepang, yaitu ikasuga tayaki. Kuliner ini berbahan dasar cumi-cumi segar, yang panjangnya mencapai 20 centimeter.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Salah satu kuliner khas Jepang, yaitu ikasuga tayaki. Kuliner ini berbahan dasar cumi-cumi segar, yang panjangnya mencapai 20 centimeter.
4. Cari Tahu Rute Wisata

Penting sebelum berangkat ke Jepang untuk tahu rute wisata. Sebab rute wisata memengaruhi pilihan transportasi. Jika ternyata rute wisata dapat dicapai tanpa membeli tiket terusan JR Pass (sekitar Rp 3,5 juta), maka lebih baik menggunakan transportasi umum lepasan.

5. Berkunjung ke Obyek Wisata Gratis

Berkunjung ke taman dan museum dapat menekan pengeluaran. Banyak taman di Jepang yang tidak dipungut biaya masuk. Sedangkan harga masuk museum di Jepang tidak begitu mahal. Rata-rata tiket masuk museum seharga Rp 100.000.

6. Bawa Paspor Saat Belanja

Manfaatkan bebas pajak bagi wisatawan saat berbelanja di Jepang. Jangan lupa tunjukkan paspor saat membayar di kasir. Membeli barang merek lokal juga lebih murah ketimbang barang merek luar Jepang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.