Jokowi Resmikan Patung GWK, Terwujud Setelah 28 Tahun

Kompas.com - 22/09/2018, 22:30 WIB
Peresmian Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam. KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPeresmian Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam.

JIMBARAN, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam.

Patung setinggi 121 meter yg dikerjakan secara sinergis oleh Alam Sutera dan pematung I Nyoman Nuarta itu disebut Presiden Joko Widodo sebagai mahakarya anak bangsa.

"Saya sebut mahakarya anak bangsa karena Patung Garuda Wisnu Kencana adalah salah satu patung tembaga terbesar di dunia serta patung tertinggi ketiga di dunia," kata Joko Widodo.

Baca juga: Nyoman Nuarta Menitikkan Air Mata Saat Modul Terakhir GWK Dipasang...

Menurut Presiden, Patung GWK tak hanya membanggakan masyarakat Bali tapi juga membanggakan rakyat Indonesia.

"Ini membuktikan sebagai bangsa besar kita bukan hanya mewarisi karya besar dari peradaban masa lalu yang sangat indah seperti Candi Borobudur, Prambanan, tapi di era kini bangsa kita bisa berkreasi untuk melahirkan mahakarya yg membanggakan kita dan dikagumi dunia," katanya.

Peresmian Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam.KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Peresmian Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018) malam.

Di balik kemegahan Patung GWK, lanjut presiden, ada satu hal jadi inspirasi yakni karya besar dimulai dari keberanian untuk mempunyai gagasan-gagasan besar.

"Keberanian memiliki mimpi besar, keberanian melakukan lompatan-lompatan besar. Tanpa lompatan besar, sulit lahir karya besar," kata Joko Widodo.

Baca juga: INFOGRAFIK: Perjalanan Pembangunan Patung GWK

Peresmian patung GWK ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden Joko Widodo dan kembang api di depan patung.

Hadir dalam peresmian patung GWK presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-6 Try Sutrisno, Gubernur Bali Wayan Koster, pematung I Nyoman Nuarta, Preskom PT Garuda Adhimatra Indonesia Sang Nyoman Suwisma, Preskom Alam Sutera Group Haryanto Tirtohadiguno, serta para undangan lainnya.

Alam Sutera Group akan mengembangkan kawasan GWK Cultural Park sebagai destinasi wisata dengan keberadaan patung GWK untuk menarik wisatawan dalam dan luar negeri. Kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas pariwisata, pusat budaya, taman, balai pertemuan, restoran, hotel dan area parkir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X