Kompas.com - 24/09/2018, 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Melancong ke salah satu kota budaya dunia dari UNESCO, tentu Anda tidak boleh melewatkan wisata-wisata sejarahnya. Di Melaka, Malaysia ada banyak warisan sejarah berbagai bangsa yang dulu pernah singgah.

Berbagai warisan sejarah dan karya-karya yang berkaitan dengannya terkumpul dalam 38 museum di Melaka, mulai dari museum sejarah nasiona, sejarah kerajaan, sejarah perdagangan, hingga yang kontemporer.

"Dari 38 museum kami punya delapan (museum) hasil kurasi yang 'must visit', karena sejarah dan bangunannya masih terjaga, dan unik," tutur Syahidah binti Abu Sah, Kurator dari Dinas Museum Melaka pada KompasTravel, saat Travel Mart Pelancongan Melaka, di Hotel Santika, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

1. Melaka History & Ethnography Museum (Museum Nasional Melaka)

Melaka yang merupakan cikal bakal pergerakan kemerdekaan Malaysia, terekam dalam Museum Nasional Melaka, dengan nama lain Melaka History & Ethnography Museum.

Bangunan museum ini merupakan penginggalan kolonial Belanda, yang dijaga keasliannya sejak didirikan 1650. Menurut Syahidah, bangunan tersebut dahulunya City Hall, tempat berkumpulnya para pejabat.

"Isinya semua tentang sejarah nasional, bagaimana proses-proses penjajahan Portugis dulu, lalu masuk Belanda, sampai Malaysia kini," tuturnya.

2. Museum Samudra (Flo De Lamar)

Museum Samudera (Flo De Lamar)Dinas Museum Melaka Museum Samudera (Flo De Lamar)
Musium Maritim Melaka menggunakan bangunan kapal Portugis yang pertama kali menepi di daratan Melaka tahun 1600an. Replika kapal ini digunakan untuk mengenang banyak peristiwa penjajahan oleh Portugis kala itu dengan kapal ini.

"Dulu. kapal ini membawa banyak harta dokumen-dokumen, barang berharga warisan kerajaan milik sultan, Ia juga membawa tukang-tukang ahli pahat Melaka, tapi malangnya dia karam di Laut Aru Indonesia," kata Syahidah menceritakan.

Museum ini berisi sejarah maritim dan pelayaran berbagai bangsa ke Melaka, mulai Inggris, Portugis, Belanda, China dan Arab. Selain itu banyak tokoh pelayar dari Malaysia yang terkenal seperti Panglima Awang atau Enrike.

3. Museum Kesultanan Melayu Melaka

Ingin melihat bukti-bukti kejayaan kerajaan Melayu? Di sinilah tempatnya. Kerajaan Melaka merupakan kerajaan yang sangat berkuasa di Melayu dahulu, keturunan-keturunannya pun yang turut berperang melawan penjajah di daratan Melayu.

Anda bisa menelusuri sejarah di dalam bangunan istana yang megah, mendapatkan banyak ilmu tentang kerajaan-kerajaan di daratan Melayu, berbagai model istana Melayu turut dihadirkan lengkap dengan  koleksi pakaian tradisional, aksesoris perhiasan, senjata, dan peralatan tembikar.

4. Museum Kapal Selam

Seperti halnya di Surabaya, Melaka juga merupakan salah satu armada laut kuat di dataran Asia Tenggara. Kejayaan demi kejayaan itu dimonumenkan dalam Museum Kapal Selam Melaka.

Bangunan museum ini langsung dari badan kapal selam FS Ouessant Agosta 70  yang diangkat ke daratan. Jika Anda masuk kedalamnya bisa menelusuri kecanggihan kapal selam buatan Perancis itu pada masanya, lengkap dengan persenjataan dari dalam kapal selam tersebut.

5. Hang Tuah Centre

Hang Tuah Centre aalah galeri museum yang sangat tepat jika Anda ingin mencari tahu lebih jauh kebudayaan rakyat Melaka. Museum ini mengabadikan berbagai kebudayaan hingga manuskrip sejarah orang asli melayu.

Pengunjung ke muzium ini dapat menyaksikan persembahan silat melaka, bermain permainan permainan tradisional, ragam alat musik khas Melaka dan Malaysia, dan banyak lainnya.

6. Museum Sejarah Naning

Naning yang merupakan suku dominan di Melaka dan menyimpan ragam kebudayaan yang unik dan otentik. Di museum khusus Naning ini Anda bisa melihat rekam jejak kebudayaan khas mereka.

Syahidah mengatakan Naning memiliki hubungan dengan Suku Minangkabau di Indonesia. Ia menyebut keduanya memiliki banyak kemiripan yang masih menjadi misteri.

7. Museum Rakyat, Layang-layang, dan Kecantikan

Museum Rakyat MelakaDinas Museum Melaka Museum Rakyat Melaka
Museum yang menggunakan bangunan kolonial hasil revitalisasi ini memiliki tiga lantai, ketiganya memuat musum rakyat, layang-layang, dan museum kecantikan.

Hal yang untuk dan sulit ditemukan di tempat lain ialah museum kecantikan. Pameran ini berfokus kepada budaya masyarakat di seluruh dunia mewujudkan kecantikan kepada tubuhnya.

Di museum ini juga representasi kecantikan digambarkan sejak zaman pra-sejarah sehingga pada masa kini. Banyak juga masyarakat yang melihat budaya kecantikan sebagai suatu penderitaan dan penyiksaan.

8. Melaka Art Galery

Museum ini merupakan galeri seni kontemporer dengam menampilkan banyak aliran seni, dari lukis sampai instalasi. Meski terbilang kekinian, bangunan museum ini ternyata merupakan warisan kolonial Belanda, yang pernah dioperasikan sebagai rumah dinas, Sekolah Tinggi Melaka, dan Pejabat Pos Besar Melaka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.