Kompas.com - 10/10/2018, 07:26 WIB
Tiga penari berlatih tari Legong Kupu-kupu Tarum di halaman Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (4/5/2017) malam, diiringi Seka Legong Ganda Manik. Sejumlah pihak yang peduli merevitalisasi dan merekonstruksi sejumlah tari legong Bedulu sejak tahun 1980. KOMPAS/AYU SULISTYOWATITiga penari berlatih tari Legong Kupu-kupu Tarum di halaman Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (4/5/2017) malam, diiringi Seka Legong Ganda Manik. Sejumlah pihak yang peduli merevitalisasi dan merekonstruksi sejumlah tari legong Bedulu sejak tahun 1980.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas sehari-hari masyarakat Balai Banjar Tengah Desa Adat Bedulu, Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali kini mulai dikembangkan menjadi wisata untuk turis asing.

Wisatawan diharapkan bisa agar melihat langsung kehidupan sosial dan adat masyarakat Bali.

“Konsep balai banjar ini kami kembangkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, di samping membangkitkan potensi Bedulu yang sejak dahulu dikenal sebagai Desa Wisata,” kata Kelihan Adat Banjar Tengah I Ketut John dalam keterangan pers, Humas Pemerintah Kabupaten Gianyar seperti dikutip dari Antara.

Sejak Minggu -Senin, 7-8 Oktober 2018, turis Eropa dan Asia melihat secara langsung aktivitas warga yang berhubungan dengan adat budaya Bali.

Mereka juga terlibat aktivitas belajar “mebat” masakan Bali, mejejahitan, membuat klakat, dan belajar tabuh (megambel).

Wisatawan juga diajak keliling mengunjungi rumah-rumah penduduk untuk melihat langsung  kehidupan masyarakat pedesaan. Ada beberapa wisatawan memilih menginap di rumah-rumah penduduk untuk bisa berbaur dengan masyarakat setempat.

“Kami bekerja sama dengan salah satu travel (agent)di Bali mendatangkan puluhan wisatawan asing ke Balai Banjar Tengah,” tambah Ketut John.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketut John optimistis konsep wisata Balai Banjar ini akan diminati wisatawan. Apalagi Bedulu didukung dengan daya tarik lainnya Yeh Pulu, Goa Gajah, Pura Samuan Tiga dan peninggalan sejarah dan purbakala lainnya seperti sarkofagus.

Kerajinan Gerabah yang pernah Berjaya di Bedulu, kini mulai diperkenalkan dan dibangkitkan lagi. 

“Jangan hanya dilihat sudut komersil saja, tapi bagaimana pariwisata Desa Bedulu bisa bangkit dengan mengusung konsep Balai Banjar,” imbuh Ketut John.

Jessy, salah satu wisatawan mengaku senang berbaur dengan warga Bedulu untuk belajar memasak masakan Bali, menabuh dan membuat canang.

“Keramahan penduduk membuat kami senang dan semuanya datang untuk melihat dan belajar langsung tentang adat budaya yang tidak ada di negara kami. Ini yang kami inginkan” katanya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.