Wisatawan ke Karimunjawa Diprediksi Membeludak

Kompas.com - 17/10/2018, 10:08 WIB
Para wisatawan menikmati Laut Karimunjawa dengan melakukan snorkeling saat mengikuti paket wisata Lets Go Karimun Jawa dari PT Pelni ke Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2015). Snorkeling adalah salah satu atraksi yang dapat dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke Karimunjawa. KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJOPara wisatawan menikmati Laut Karimunjawa dengan melakukan snorkeling saat mengikuti paket wisata Lets Go Karimun Jawa dari PT Pelni ke Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2015). Snorkeling adalah salah satu atraksi yang dapat dilakukan oleh wisatawan saat berkunjung ke Karimunjawa.

SEMARANG, KOMPAS.com - Destinasi wisata di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah diprediksi meningkat pasca dibukanya akses penerbangan langsung ke wilayah itu.

Selama ini, rute ke Karimunjawa harus melalui perjalanan laut, dan tidak jarang bermasalah karena terhadang ombak tinggi.

Maskapai Wings Air dengan pesawat ATR 72-600 melayani penerbangan langsung dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, menuju Bandara Dewandaru, Karimunjawa.

Baca juga: Wings Air Buka Rute Favorit Karimunjawa-Semarang

Waktu terbang rute itu hanya 30 menit. Setiap hari, maskapai itu terbang pukul 11.20 WIB.

Rute Semarang-Karimunjawa dijual dengan hanya Rp 407.000, sebaliknya dari Karimunjawa-Semarang dijual dengan harga Rp 460.600.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meyakini penerbangan langsung ke destinasi wisata itu akan diminati wisatawan. Hal itu karena pesona Karimunjawa sangat bisa dijual.

Pengunjung melintasi jalur tracking hutan mangrove di Karimunjawa melalui jalan setapak dari jembatan kayu. TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWAN Pengunjung melintasi jalur tracking hutan mangrove di Karimunjawa melalui jalan setapak dari jembatan kayu.
"Karimunjawa ini tempat yang sangat menarik, diving resort bagus, taman lautnya bagus. Kalau transportasinya bagus maka ini akan menyelesaikan banyak persoalan dan tentu diminati wisatawan," ujarnya.

Baca juga: Bukit Love di Karimunjawa, Eksotis dan Melegenda

Penerbangan langsung ke Karimunjawa, menurut Ganjar, adalah solusi dari sulitnya akses menuju Karimunjawa. Maskapai lain diharap mengikuti Wings Air dengan ikut membuka penerbangan langsung ke wilayah itu.

"Saya tidak mau dengar keluhan lagi 'pak saya piknik ke Karimunjawa tidak bisa pulang karena gelombangnya tinggi'. Yang selalu terjadi memang seperti itu. (Transportasi) udara ini solusi orang untuk bisa bolak-balik," tambahnya.

Perbaikan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X