McDonald’s Beri Penghargaan untuk Atlet Asian Para Games 2018

Kompas.com - 17/10/2018, 18:08 WIB
M Fadli, mantan pebalap AHRT yang sukses raih emas di Asian Para Games 2018. -M Fadli, mantan pebalap AHRT yang sukses raih emas di Asian Para Games 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia baru saja merayakan pesta olahraga difabel terbesar di Asia yaitu Asian Para Games (APG) 2018.

Banyak cerita mengharukan dan diisi perjuangan para atlet dengan kekurangan fisik yang telah berjuang untuk mengharumkan nama Indonesia diajang empat tahunan ini.

Atas perjuangan para atlet, Indonesia berhasil menempati peringkat lima dengan perolehan medali emas sebanyak 37, 47 medali perak dan 51 medali perunggu.

Melihat kekuatan dan keberhasilan yang dimiliki para atlet, McDonald’s dan Air Mineral Prim-a memberikan penghargaan khusus dalam memperingati 50 tahun BigMac kepada atlet para renang Indonesia yang meraih prestasi dalam ajang ini.

Penghargaan yang diberikan berupa logam mulia sebesar 100 gram emas untuk peraih medali emas, 70 gram emas untuk peraih medali perak, dan 50 gram emas untuk peraih medali perunggu.

Selain itu, untuk manajer tim dan para pelatih juga diberikan hadiah logam mulia masing-masing 10 gram emas.

Para atlet yang diberikan apresiasi ini adalah Syuci Indriani, Jendi Pangabean, Guntur, Aris, Steven Sualang Tangkilisan, Suriansyah dan Zaki Zulkarnain.

Para atlet renang Asian Para Games 2018 dalam acara Apresiasi Atlet Asian Para Games  2018 oleh McDonald’s Indonesia di McD Sarinah Jakarta, Rabu (17/10/2018).CITRA FANY SAMPARAYA Para atlet renang Asian Para Games 2018 dalam acara Apresiasi Atlet Asian Para Games 2018 oleh McDonald’s Indonesia di McD Sarinah Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Tak hanya itu, seluruh atlet, manajer tim dan para pelatih juga diberikan voucher makan di McDonald’s selama satu tahun.

Vocer ini setiap bulannya berisikan Rp. 500.000 yang hanya boleh digunakan oleh para atlet dan tidak dapat diwakilkan.

“Kami meyakini bahwa para atlet Indonesia di ajang Asian Para Games 2018 telah berjuang keras untuk meraih kemenangan dan akan terus berusaha meraih impian untuk menorehkan prestasi bagi Indonesia, tak hanya di ajang Asian Para Games tapi juga di kejuaraan-kejuaraan lain,"

"Para atlet telah membuktikan bahwa kekurangan fisik bukanlah halangan dan alasan untuk menyerah. Filosofi pantang menyerah, berani bermimpi dan berani untuk percaya ini sama dengan filosofi yang dianut oleh McDonald’s,” kata Michael Hartono, Director of Marketing Communications dan CBI McDonald’s Indonesia di McDonald’s Sarinah Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Atlet tenis meja disabilitas andalan Indonesia, David Jacobs, melakukan selebrasi seusai meraih medali emas Asian Para Games 2018, pada Selasa (9/10/2018). INAPGOC/AGOES RUDIANTODOK. INAPGOC/AGOES RUDIANTO Atlet tenis meja disabilitas andalan Indonesia, David Jacobs, melakukan selebrasi seusai meraih medali emas Asian Para Games 2018, pada Selasa (9/10/2018). INAPGOC/AGOES RUDIANTO

Lipin, Director of Operartion PT. Sinar juga menambahkan jika Prim-a percaya pada kekuatan dari dalam diri sendiri. Untuk menemukan kekuatan dari dalam diri maka harus mengalahkan semua hal yang dianggap tidak mungkin.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X