Kompas.com - 29/10/2018, 08:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-90 sekaligus 27 tahun penujukkan Taman Nasional (TN) lebih dari 75 orang dari 32 lembaga secara serentak dan melakukan penanaman karang dalam rangka pemulihan ekosistem terumbu karang di Pulau Bunaken, Sabtu (27/10/2018).

Balai TN Bunaken dalam kegiatan tersebut bersama dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Manado, Lantamal VIII, Polsek Bunaken Kepulauan, Babinsa, LSM, Dive Center dan Perguruan Tinggi serta masyarakat.

Dalam siaran persnya kepada KompasTravel, Minggu (28/10/2018) sebanyak 40 media tanam karang melalui perlakuan asesual dilepaskan, serta penanaman langsung dilakukan dengan mentransplantasi anakan karang pada substrat alami karang mati, dengan bantuan epoxy A-B untuk menempelkan.

Baca juga: Angkut Sampah di Bunaken, Turis Asal Inggris Dapat Penghargaan

Penanaman tersebut difokuskan pada perbaikan ekosistem terumbu yang berada di Fukui, Alban, dan Tawara divespot.

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Farianna Prabandari menyampaikan kegiatan penanaman karang, selain mengajak komitmen berbagai pihak untuk bersama-sama dalam pelestarian kawasan, upaya pemulihan ekosistem ini juga ajang edukasi lingkungan.

"Agar kita bisa berwisata alam yang baik, dengan tidak berdiri menginjak karang, mematahkan dan mengambil spesimen serta mempertahankan keutuhan habitat," tuturnya dalam siaran pers tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Prov. Sulawesi Utara membuka kegiatan transplantasi karang TN Bunaken, bersama masyarakat dan berbagai pihak lainnya, di TN Bunaken, Sulawesi Utara, Sabtu (28/10/2018).TN Bunaken Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Prov. Sulawesi Utara membuka kegiatan transplantasi karang TN Bunaken, bersama masyarakat dan berbagai pihak lainnya, di TN Bunaken, Sulawesi Utara, Sabtu (28/10/2018).
Menurutnya, selama ini banyak yang menyampaikan bahwa karang di wilayah perairan Pulau Bunaken rusak, untuk itu kita bersama-sama memperbaiki dan kita pulihkan ekosistemnya.

"Kita tunjukan komitmen dan mari kita berwisata dengan ramah, bila bukan kita siapa lagi yang akan melakukannya," ucap Farianna.

Kegiatan tersebut mengambil momen bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda dan 27 tahunnya TN Bunaken, sehingga semangat juang para pendahu dapat terpatri pada diri kita menjadi semangat juang untuk pelestarian lingkungan.

Farianna mengatakan penanaman karang bisa dilakukan kapan saja, tanpa harus melalui kegiatan yang diselenggarakan Balai TN Bunaken. Siapa saja baik wisatawan ataupun NGO, CSR perusahaan dapat berpartisipasi dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan TN Bunaken untuk menentukan jenis dan lokasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia untuk Libur Sekolah

Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia untuk Libur Sekolah

Jalan Jalan
DAMRI Layani Rute Cibiru-Leuwipanjang di Jawa Barat, Tiket Rp 6.000

DAMRI Layani Rute Cibiru-Leuwipanjang di Jawa Barat, Tiket Rp 6.000

Travel Update
Taman Arjuno Malang, Wisata yang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Sekitar

Taman Arjuno Malang, Wisata yang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Sekitar

Jalan Jalan
4 Cara Pemerintah Atasi Tiket Pesawat Mahal, Ada Diversifikasi Energi

4 Cara Pemerintah Atasi Tiket Pesawat Mahal, Ada Diversifikasi Energi

Travel Update
Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Travel Update
10 Wisata Subang untuk Anak dan Keluarga, Pas Buat Libur Sekolah 

10 Wisata Subang untuk Anak dan Keluarga, Pas Buat Libur Sekolah 

Jalan Jalan
Rute ke Bukit Paralayang Watugupit, Spot Sunset Indah di Gunungkidul

Rute ke Bukit Paralayang Watugupit, Spot Sunset Indah di Gunungkidul

Travel Tips
Sandiaga: Storynomics Tourism Indonesia Ada di Film Ngeri-Ngeri Sedap

Sandiaga: Storynomics Tourism Indonesia Ada di Film Ngeri-Ngeri Sedap

Travel Update
Kapan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia? Simak Penjelasannya

Kapan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia? Simak Penjelasannya

Travel Update
Gunungkidul Kembangkan Wisata Kebugaran, Tingkatkan Kesehatan Turis

Gunungkidul Kembangkan Wisata Kebugaran, Tingkatkan Kesehatan Turis

Travel Update
5 Wisata Gunungkidul Lantai Dua, Indahnya Alam Perbukitan

5 Wisata Gunungkidul Lantai Dua, Indahnya Alam Perbukitan

Jalan Jalan
Stasiun Kereta Api Terbesar di Asia Beroperasi Lagi Setelah 4 Tahun

Stasiun Kereta Api Terbesar di Asia Beroperasi Lagi Setelah 4 Tahun

Travel Update
Ada Berapa Tanggal Merah Juli 2022? Cek Sebelum Liburan

Ada Berapa Tanggal Merah Juli 2022? Cek Sebelum Liburan

Travel Update
Dusun Semilir Semarang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Aktivitas Wisatanya

Dusun Semilir Semarang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Aktivitas Wisatanya

Jalan Jalan
Sandiaga Ajak Wisatawan Beli Produk Lokal Saat Berlibur ke Daerah

Sandiaga Ajak Wisatawan Beli Produk Lokal Saat Berlibur ke Daerah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.