Kompas.com - 03/11/2018, 21:10 WIB
Seorang karyawan rumah makan Rindu Alam, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, sedang melayani pelanggan turis arab yang datang, Kamis (30/11/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahSeorang karyawan rumah makan Rindu Alam, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, sedang melayani pelanggan turis arab yang datang, Kamis (30/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tur halal dan wisata muslim seringkali diartikan sama. Padahal, ada perbedaan mendasar antara tour halal dan wisata muslim.

Hal itu dikemukakan oleh Roslan Othman, Direktur Tourism Malaysia Jakarta dalam acara Launching dan Presentasi Paket Malaysia Halal Tour Packages (MHTP) di Akmani Hotel Jakarta, Rabu (31/10/2018).

“Perlu dibedakan wisata muslim dan tour halal. Kebanyakan orang tidak paham. Wisata muslim itu seperti di Arab. Mereka pergi wisata di Arab, mereka ikut wisata muslim di sana, mereka lihat jejak para rasul,” kata Roslan.

“Sedangkan halal tour adalah wisata biasa yang mana praktik kerjanya halal. Mau pergi makan sudah ada tempat makanan halal, mau sholat juga ada tempatnya,” jelas Roslan.

Ia juga menjelaskan bahwa wisata religius berkonsep muslim, sedangkan wisata halal melihat banyak sektor mulai keselamatan, makanan, hingga keamanan.

“Kalau di Indonesia, banyak wisata religius seperti Wali Songo, masjid kuno. Di Malaysia, kita tidak banyak wisata religius, kita lebih banyak wisata halal,” jelas Roslan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, Roslan dan tim lebih mengunggulkan potensi wisata alam untuk menarik minat wisatawan muslim dari Indonesia bukan wisata religi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.