Kompas.com - 03/11/2018, 21:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tur halal dan wisata muslim seringkali diartikan sama. Padahal, ada perbedaan mendasar antara tour halal dan wisata muslim.

Hal itu dikemukakan oleh Roslan Othman, Direktur Tourism Malaysia Jakarta dalam acara Launching dan Presentasi Paket Malaysia Halal Tour Packages (MHTP) di Akmani Hotel Jakarta, Rabu (31/10/2018).

“Perlu dibedakan wisata muslim dan tour halal. Kebanyakan orang tidak paham. Wisata muslim itu seperti di Arab. Mereka pergi wisata di Arab, mereka ikut wisata muslim di sana, mereka lihat jejak para rasul,” kata Roslan.

“Sedangkan halal tour adalah wisata biasa yang mana praktik kerjanya halal. Mau pergi makan sudah ada tempat makanan halal, mau sholat juga ada tempatnya,” jelas Roslan.

Ia juga menjelaskan bahwa wisata religius berkonsep muslim, sedangkan wisata halal melihat banyak sektor mulai keselamatan, makanan, hingga keamanan.

“Kalau di Indonesia, banyak wisata religius seperti Wali Songo, masjid kuno. Di Malaysia, kita tidak banyak wisata religius, kita lebih banyak wisata halal,” jelas Roslan.

Untuk itu, Roslan dan tim lebih mengunggulkan potensi wisata alam untuk menarik minat wisatawan muslim dari Indonesia bukan wisata religi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.