Cara Mengepak Durian Agar Tak Bau di Pesawat - Kompas.com

Cara Mengepak Durian Agar Tak Bau di Pesawat

Kompas.com - 06/11/2018, 15:11 WIB
Proses pengemasan durian di Durian Ucok, Medan, Sumatera Utara. Gambar diambil pada Kamis (25/8/2016)KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES Proses pengemasan durian di Durian Ucok, Medan, Sumatera Utara. Gambar diambil pada Kamis (25/8/2016)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggemar durian biasanya punya kebiasaan menikmati durian dari setiap kota yang dikunjungi. Tak jarang, durian juga dijadikan oleh-oleh. Untuk membawa durian masuk pesawat, sebenarnya diperbolehkan oleh maskapai.

Namun dengan syarat durian yang dibawa tidak menimbulkan bau atau aroma yang mengganggu penumpang lainnya.

Pemilik usaha Durian Ucok di Medan, Sumatera Utara yakni Zainal Abidin terkenal sebagai pelopor dalam mengemas durian untuk dijadikan oleh-oleh.

"Masa durian dari Thailand dan Malaysia bisa masuk Indonesia, tapi durian dari Medan ke Jakarta saja tidak bisa? Tak (masuk) logika!" ujar Ucok ditemui di gerai Durion Ucok, Kamis (25/8/2016).

Zainal Abidin lantas melakukan uji coba mengemas durian untuk oleh-oleh ke luar kota. Total ia melakukan uji coba empat kali sampai aroma durian tidak tercium.

Jika merunut Durian Ucok membungkus durian untuk oleh-oleh, pertama kulit durian dibelah. Isi buah lalu dimasukkan ke kotak makan plastik. Kotak makan yang sudah ditutup rapat kemudian dilakban rapat.

Sesudah itu, kotak makan tersebut dimasukkan ke plastik bening. Sekali lagi, kemasan itu dilakban lagi. Lakukan proses itu berulang sampai empat kali. Zainal Abidin juga menyarankan untuk menaruh kotak tersbeut di ruangan sejuk ber-AC.

Selain saran Zainal Abidin, ada cara lain, yakni mengepak kotak makan tersebut, kedalam wadah berisi biji kopi. Biji kopi diketahui ampuh menetralisir aroma tajam.

Setelah mengemas durian dengan sempurna, jangan lupa jika durian tetap harus masuk bagasi saat proses check in pesawat, tidak boleh dibawa masuk ke kabin.



Close Ads X