4 Tempat Glamping yang Bisa Bikin Lupa Pulang - Kompas.com

4 Tempat Glamping yang Bisa Bikin Lupa Pulang

Kompas.com - 07/11/2018, 21:20 WIB
Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com – Sensasi berkemah saat ini tak mesti di puncak gunung. Anda bisa berkemah di  kaki gunung tak perlu bersusah payah mengeluarkan tenaga bahkan bisa di merasakan seperti penginapan bintang lima.

Kini, ada konsep glamping atau singkatan dari glamorous camping yang menawarkan kemudahan untuk wisatawan yang ingin merasakan berkemah tetapi tak perlu ribet. Wisatawan hanya cukup membayar biaya glamping yang sudah termasuk peralatan kemah dan segala kebutuhan seperti konsumsi, listrik, hingga kamar mandi.

(Baca juga: Glamping, Kemewahan dalam Berkemah)

Glamping menawarkan kemewahan tetapi tak menghilangkan sensasi berkemah. Wisatawan bisa tetap menikmati suasana hutan pinus, suara kicauan burung, dan kesejukan khas pegunungan.

Tenda dan fasilitas Glamourous Camping alias Glamping di Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor. Kristianto Purnomo/Kompas.com Tenda dan fasilitas Glamourous Camping alias Glamping di Taman Wisata Alam Gunung Pancar, Bogor.
Konsep glamping sendiri merupakan bagian dari Nomadic Tourism yang dikampanyekan oleh Kementerian Pariwisata. Glamping yang disebut Kementerian Pariwisata sebagai solusi pengembangan pariwisata yang bersifat temporer untuk mengatasi keterbatasan akomodasi

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya beberapa waktu lalu, konsep Nomadic Tourism seperti glamping cocok untuk diterapkan untuk menjangkau destinasi alam di kepulauan dan kaki gunung yang sulit dijangkau dan minim penginapan. Dengan begitu, wisatawan bisa dapat tetap menikmati suasana alam tetapi tetap tinggal dengan nyaman seperti di rumah.

(Baca juga: Kemenpar Gencarkan Nomadic Tourism pada 2018, Apa Itu?)

Di Indonesia, ada beberapa area glamping yang bisa dicoba. Beragam pemandangan mulai dari hutan pinus, kebun teh, perkotaan, dan pemandangan lainnya yang bisa dinikmati sembari berkemah. Tentunya, wisatawan juga bisa menghirup udara tak tercemar dan suhu dingin khas pegunungan yang tak ada di perkotaan.

Berikut KompasTravel himpun lima lokasi glamping yang siap bikin sensasi berkemah tak terlupakan dan bikin lupa pulang.

1. Glamping Tanakita Situ Gunung, Sukabumi

Para peserta konser rock di alam terbuka Rock Adventure di Tanakita Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (5/5/2018). Mereka berkemah bersama di alam terbuka tidak jauh dari panggung konser rock ini.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Para peserta konser rock di alam terbuka Rock Adventure di Tanakita Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (5/5/2018). Mereka berkemah bersama di alam terbuka tidak jauh dari panggung konser rock ini.
Glamping Tanakita berada di area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Wisatawan cukup arahkan kendaraan pribadi atau transportasi umum ke arah Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat.

Di Tanakita, wisatawan bisa mencoba sensasi glamping dengan fasilitas yang lengkap mulai kasur, sambungan listrik, kasur, toilet, kamar mandi, toilet, makanan yang telah disediakan, dan berbagai fasilitas lainnya.

Wisatawan bisa menikmati pemandangan wilayah Sukabumi dan Bogor dari sekitar tempat kemah. Selain berkemah, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas lainnya seperti trekking di tengah hutan, mencoba wahana permainan ketinggian (highrope), jalan ke air terjun, menikmati dan menjelajah Danau Situ Gunung dengan perahu karet, pergi ke desa sekitar, dan masih banyak lainnya.

Untuk bisa menikmati glamping di Tanakita, wisatawan akan dikenakan biaya sebesar Rp 550.000 per orang per malam. Biaya tersebut sudah termasuk makan tiga kali selama menginap; kopi dan teh sepuasnya; dan kudapan ringan seperti ubi dan singkong bakar; jagung bakar, bandrek; peralatan kemah dan tidur, dan lampu; trekking bersama pemandu ke air terjun, dan meluncur dengan flying fox.

2. Rancabali Lake Side Ciwidey

 Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).
Konsep glamping lainnya bisa ditemukan di Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung Selatan, Jawa Barat. Glamping itu bernama Rancabali Lake Side Ciwidey.

Di Rancabali Lake Side, wisatawan bisa merasakan menginap di tengah perkebunan teh dengan pemandangan danau Situ Patenggang. Suasana sejuk dan tenang khas perkebunan bisa dirasakan saat menginap di glamping Rancabali Lake Side Ciwidey.

Di sana, wisatawan bisa memilih tipe penginapan seperti Lakeside Tent, Family Tent, dan tenda Dome Camping Ground Family Adventure. Setiap lokasi menawarkan pengalaman yang berbeda seperti Lakeside Tent berada di tepi danau.

Selain berkemah, wisatawan bisa menikmati aktivitas berkeliling naik perahu di Situ Patenggang, berburu pemandangan matahari terbenam, berendam air panas di Kawah Rengganis, menuju Batu Cinta yang punya kisah dan mitos terkenal, serta bersantap di Phinisi Resto yang berbentuk kapal.

 Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Glamping Lakeside Rancabali, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Kamis (2/8/2018).
Untuk tipe Lakeside Tent dengan kapasitas 4-5 orang, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp 2.007.000 per tenda untuk hari kerja, tambahan 15 persen dari harga weekday untuk akhir pekan, dan 20 persen dari harga weekday untuk high season. Harga tersebut termasuk fasilitas 1  king bed size, 2 single beds,  selimut bantal, kamar mandi di dalam tenda, perlengkapan mandi, air panas, kopi, the, sarapan, dan bebas eksplorasi area glamping.

Untuk tipe Family Tent dengan kapasitas 8-10 orang, wisatawan dikenakan biaya Rp 2.760.000 per tenda untuk hari kerja, tambahan 15 persen dari harga weekday untuk akhir pekan, dan 20 persen dari harga weekday untuk high season.  Harga tersebut termasuk fasilitas 2 Queen Beds Size, 4 single beds, selimut, bantal, 2 kamar mandi di dalam tenda, perlengkapan mandi, air panas, kopi, teh, sarapan, dan bebas eksplorasi area glamping.

Untuk tipe Tenda Dome Camping Ground Family Adventure dengan kapasitas 4-5 orang, wisatawan dikenakan biaya Rp 1.200.000 per tenda . Harga tersebut termasuk fasilitas 2 Single Beds, selimut, bantal, kamar mandi di luar,  kopi, teh, sarapan, dan bebas eksplorasi area glamping.

Ada 10 unit tenda tipe Family Tent dan 9 unit Lake Side Tent di Glamping Ranca Bali Lake Side Ciwidey.

3. Glamping Gunung Geulis

Glamping Gunung Geulis Campsite di Bogor, Jawa Barat.Dok. Gunung Geulis Campsite Glamping Gunung Geulis Campsite di Bogor, Jawa Barat.
Glamping lainnya yang bisa dicoba adalah Glamping Gunung Geulis, Bogor, Jawa Barat. Lokasinya yang tak jauh dari Jakarta bisa jadi pilihan.

Glamping Gunung Geulis Campsite menawarkan konsep menginap di alam terbuka atau bumi perkemahan dengan pilihan tenda dome, tenda semi permanen dengan kamar mandi dan toilet di dalam, atau pondokan permanen.

Lokasi GGC yang diapit oleh Taman Nasional Gede-Pangrago dan Taman Nasional Halimun-Salak. Suasana alam yang sejuk dengan pemandangan yang bervariasi seperti Gunung Salak bisa jadi pilihan untuk melepas penat.

Wisatawan juga bisa melakukan aktivitas seperti trekking, bersepeda, berenang, paint ball, arung jeram, dan aktivitas lainnya. Wisatawan tentunya tak perlu khawatir dengan perlengkapan tidur, kamar mandi, dan kebutuhan lainnya.

Untuk paket glamping dengan tipe Tenda Halimun dan tenda dome berkapasitas 4 orang, wisatawan akan dikenakan biaya Rp 285.000 per orang per malam. Harga tersebut sudah termasuk tiga kali makan, 2 kali snack, kopi, the, kasur, bantal, lampu, listrik, dan fasilitas camp.

4. Trizara Resort Indonesia

Glamping Trizara Resort Indonesia di Lembang, Jawa Barat.Dok. Trizara Resort Indonesia Glamping Trizara Resort Indonesia di Lembang, Jawa Barat.

Konsep glamping lainnya bisa ditemukan di area Lembang, Jawa Barat yang bernama Trizara Resort Indonesia. Di sana, wisatawan bisa menemukan penginapan di alam yang sejuk dengan fasilitas penginapan yang terbilang mewah.

Trizara punya 47 tenda yang siap menampung wisatawan baik pasangan maupun keluarga. Di sana, wisatawan juga menikmati aktivitas seperti off road, paint ball, flying fox, permainan high rope, hiking, ATV Biking, dan aktivitas lainnya.

Untuk menginap di Trizara, harga ditawarkan mulai dari Rp 1,2 juta per kamar per malam untuk tipe Zana dengan kapasitas dua orang. Harga tersebut termasuk fasilitas WiFi, sunrise yoga, fasilitas mandi, air panas, sarapan, dan lainnya.

Sementara tipe-tipe lainnya ditawarkan dengan harga beragam seperti Netra mulai Rp 1,6 juta per kamar per malam, Nasika dan Svada Rp 1,8 per kamar per malam.



Close Ads X