Kompas.com - 08/11/2018, 19:14 WIB

Sambutan keindahan hamparan pegunungan

Untuk mencapai Gunung Besek, kendaraan bisa diparkir di halaman rumah warga di sekitar plang itu. Selanjutnya, perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak.

Meski sebuah gunung, jalan setapak yang harus dilalui tidaklah menanjak. Justru kondisinya malah menurun sehingga sangat mudah untuk dilalui. Waktu tempuhnya pun singkat, yakni hanya sekitar lima menit.

Akhirnya perjalanan sampai di tujuan. Begitu sampai, pemandangan terbuka berupa hamparan pegunungan yang begitu memesona langsung tersaji di depan mata.

Gunung Besek menjadi nama destinasi ini karena terdapat batu besar yang bentuknya seperti besek, wadah makanan berbentuk kotak dari anyaman bambu.

Berdiri di ujung tebing Gunung Besek rasanya seolah sedang berada di ujung dunia. Tubuh akan terasa sangat kecil ketika menatap langsung hamparan terbuka yang begitu luas.

Kombinasi langit berawan putih dengan hamparan barisan pegunungan siap menyihir mata. Pengunjung bisa duduk di bibir tebing sambil berfoto berlatar pemandangan yang sama.

Spot Foto Favorit di Gunung Besek Berlatar Belakang Hamparan Barisan PegununganKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Spot Foto Favorit di Gunung Besek Berlatar Belakang Hamparan Barisan Pegunungan
Suasana di Gunung Besek memang cocok bagi mereka yang ingin merasakan kedamaian. Duduk sembari menikmati indahnya pemandangan, ditemani semilir angin tentu akan membawa terbang semua kegelisahan dan kepenatan batin.

Meski indah, pengunjung tetap harus berhati-hati ketika sedang berfoto di ujung tebing. Jurang dengan kemiringan tegak lurus siap menyambut siapa pun yang sampai terjatuh karena kurang berhati-hati.

Menjelang sore hari menjadi saat yang tepat untuk berkunjung ke Gunung Besek. Cahaya matahari yang mulai berwarna kuning akan membuat hamparan pegunungan menjadi semakin menawan.

Pemandangan Khas di Gunung Besek: Rangkaian Pegunungan yang MenawanKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Pemandangan Khas di Gunung Besek: Rangkaian Pegunungan yang Menawan
Namun, hendaknya kunjungan ke sana tidak terlalu sore karena perjalanan pulang masih harus berkendara melalui medan pegunungan. Lebih baik kalau sampai kembali di Purwantoro sebelum gelap.

Jika ingin berkunjung ke Gunung Besek, sebaiknya membawa makanan dan minuman sendiri. Memang terdapat warung, tetapi kerap kali tutup. Bawalah kembali sampah kemasan makanan dan minuman.

Tidak ada tarif yang harus dibayar untuk masuk ke kawasan Gunung Besek. Namun, hendaknya pengunjung membayar secara sukarela kepada pemilik rumah tempat kendaraan diparkir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.