Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/11/2018, 07:29 WIB
Markus Makur,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

Pada dosen memberikan semangat belajar untuk meraih impian di masa depan serta mengajak siswa dan siswi di lembaga pendidikan itu untuk kuliah di Universitas Binus yang tersebar di beberapa tempat di Indonesia.


Menuju ke Kampung Tradisional Todo

Seusai kegiatan di lembaga pendidikan SMAK Setia Bakti, rombongan dosen itu bergegas dengan bus Gunung Mas yang disopiri Herdianto Lelang menuju perkampungan tradisional Todo dari Kota Ruteng ke arah barat dari Pulau Flores.

Hari itu cuaca di wilayah Manggarai Raya sangat cerah. Bus Gunung Mas yang membawa rombongan laju dengan waktu normal. Saat keluar dari Kota Ruteng melewati jalan berkelok-kelok dan menurun di jalan Transflores.

Setiba di pertigaan di Mbelang, sang sopir belok kiri menuju ke kampung tradisional Todo. Jalan itu juga searah menuju ke perkampungan tradisional Waerebo. Laju kendaraan penuh kehati-hatian karena jalan menurun berkelok-kelok di celah-celah bukit dan lereng gunung.

Hamparan bukit dan lerengan gunung serta persawahan di lembah-lembah di kiri kanan jalan menuju perkampuan tua Todo membuat mata tertuju kepada keindahan alam dan pemandangan yang disuguhkan Sang Pencipta alam semesta.

Rasa mengantuk karena melewati jalan berkelok-kelok dan menurun hilang karena mata tak bisa pejam karena keunikan alam menuju perkampungan tradisional Todo.

Selanjutnya Dr Agustinus Bandur, Dosen Universitas Binus Jakarta dan Tommy, mahasiswa S2 di Universitas Binus Jakarta menginformasikan bahwa jalan mendaki menuju ke perkampungan tradisional Todo. Setelah melewati jalan mendaki, lalu jalan lurus dengan melewati Gereja Katolik Todo di sisi kanan dari jalan itu.

Para Dosen Universitas Bina Nusantara Jakarta, Oktober 2018 lalu mengabadikan kunjungan mereka di perkampungan tradisional Todo di Flores, NTT, dengan latar belakang Mbaru Niang Todo.KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Para Dosen Universitas Bina Nusantara Jakarta, Oktober 2018 lalu mengabadikan kunjungan mereka di perkampungan tradisional Todo di Flores, NTT, dengan latar belakang Mbaru Niang Todo.
Dari bukit kecil itu, terlihat kemegahan deretan rumah adat tradisional Todo dengan arsitektur unik yang terus mengarah ke langit. Dari bukit kecil itu menuju ke lahan parkir kendaraan. Kendaraan berhenti dan rombongan turun dari bus Gunung Mas.

Selanjutnya rombongan menuju ke pos penjagaan obyek wisata kampung tradisional Todo. Seorang pegawai dari Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai, Titus Jegadut (52) tersenyum dan menyapa tamu yang berwisata ke obyek wisata budaya tersebut.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penginapan Murah di Lembah Harau, Mulai Rp 200.000-an Per Malam 

7 Penginapan Murah di Lembah Harau, Mulai Rp 200.000-an Per Malam 

Hotel Story
Okupansi Hotel di Mandalika Jelang MotoGP 2023 Capai 95 Persen

Okupansi Hotel di Mandalika Jelang MotoGP 2023 Capai 95 Persen

Hotel Story
Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di TN Baluran Capai 88,66 Hektar

Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di TN Baluran Capai 88,66 Hektar

Travel Update
Tren Wisata ke Gunung-gunung Kecil Jadi Populer Saat Pandemi

Tren Wisata ke Gunung-gunung Kecil Jadi Populer Saat Pandemi

Travel Update
Seluruh Gunung di Indonesia Akan Terapkan Sistem Tiket Online

Seluruh Gunung di Indonesia Akan Terapkan Sistem Tiket Online

Travel Update
Jejak Portugis di Kampung Tugu, Ada Gereja Berusia Lebih dari 2 Abad

Jejak Portugis di Kampung Tugu, Ada Gereja Berusia Lebih dari 2 Abad

Jalan Jalan
Taman Kyai Langgeng Ecopark Magelang, Wisata Hutan Buatan di Perkotaan

Taman Kyai Langgeng Ecopark Magelang, Wisata Hutan Buatan di Perkotaan

Jalan Jalan
Aneka Tantangan Wisata Gunung, dari Sampah hingga Pengelolaan Kunjungan

Aneka Tantangan Wisata Gunung, dari Sampah hingga Pengelolaan Kunjungan

Travel Update
Candi Mendut di Jawa Tengah: Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Candi Mendut di Jawa Tengah: Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Menelusuri Sejarah Hadirnya Orang Portugis di Kampung Tugu

Menelusuri Sejarah Hadirnya Orang Portugis di Kampung Tugu

Jalan Jalan
Potensi Wisata Gunung di Indonesia, Raup Devisa 150 Juta Dollar AS

Potensi Wisata Gunung di Indonesia, Raup Devisa 150 Juta Dollar AS

Travel Update
Spot Foto di Pameran Petualangan Sherina 2, Ada Latar Hutan Kalimantan

Spot Foto di Pameran Petualangan Sherina 2, Ada Latar Hutan Kalimantan

Travel Tips
8 Wisata Kota Tua di Indonesia, Tak Cuma di Jakarta 

8 Wisata Kota Tua di Indonesia, Tak Cuma di Jakarta 

Jalan Jalan
5 Tips ke Pameran Petualangan Sherina 2, Pakai Baju ala Sherina dan Sadam

5 Tips ke Pameran Petualangan Sherina 2, Pakai Baju ala Sherina dan Sadam

Travel Tips
Nostalgia Petualangan Sherina di Pameran Ini, Cuma sampai 1 Oktober

Nostalgia Petualangan Sherina di Pameran Ini, Cuma sampai 1 Oktober

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com