Ini Istimewanya Durian Bengkulu yang Bikin Geger Dunia Penerbangan

Kompas.com - 09/11/2018, 19:30 WIB
Mencium durian Bengkulu, di Festival Wisata Durian, mulai 20 November hingga 3 Desember 2017. 
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAMencium durian Bengkulu, di Festival Wisata Durian, mulai 20 November hingga 3 Desember 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Durian asal Bengkulu sempat menuai kehebohan di media sosial beberapa waktu lalu. Penumpang salah satu penerbangan maskapai rute Bengkulu-Jakarta protes sehingga terjadi penundaan keberangkatan setelah durian diturunkan.

Durian yang diklaim pihak maskapai sudah dikemas sesuai standar operasional, nyatanya masih menimbulkan bau yang khas. Mayoritas penumpang pun terganggu dan minta salah satu komoditi alam Bengkulu itu diturunkan.

Durian asal Bengkulu memang belum begitu terkenal di kalangan masyarakat umum,terutama di pulau Jawa. Pamornya kalah dengan durian Medan, atau Sidikalang yang sering dibuat banyak olahan.

Tak heran KompasTravel pun cukup kesulitan mencari ahli yang sudah lama bergelut dengan durian bengkulu, sehingga tahu persis karakter raja buah dari Tanah Raflesia ini.

Heri (50) seorang penyalur durian asal Bengkulu yang sudah 21 tahun menghidupi keluarganya dengan menjual durian tanah kelahirannya, mengatakan durian bengkulu memang kalah pamor tapi tidak soal kualitas.

" Durian Bengkulu sudah banyak sejak dulu sebenarnya, tergolong lebih bagus dari durian yang lain, hanya dia kurang ekspose aja, jadi kalah sama Medan dan yang lain," ucapnya yang berada di kebun durian, saat dihubungi KompasTravel, Jumat (9/11/2018).

Durian bengkulu yang sudah matang, tampak menguning dan merekah.Pondok Durian Bengkulu Durian bengkulu yang sudah matang, tampak menguning dan merekah.
Ia menjelaskan, penghasil durian di Bengkulu secara geografisnya terbagi dua wilayah yaitu Bengkulu Utara dan Bengkul Selatan. Dua daerah ini sama-sama menghasilkan durian, dengan karakter yang berbeda.

"Kalau kita bicara durian Bengkulu yang bagus, itu pasti utara. Sebab memang alamnya mendukung menghasilkan durian yang tebal, bijinya kecil, manis," tutur Heri.

Ia menyebut saingan terberat durian bengkulu dalam hal kualitas ialah durian sidikalang. Keduanya hampir mirip, soal kulitas daging, hanya berbeda di rasa dan kulit.

"11-12 lah dia sama durian sidikalang, ada bagusnya ada kurangnya sama-sama sedikit," kata Heri.

Durian asal Bengkulu menurutnya bagus karena memiliki daging tebal, dengan kulit yang tipis. Warna daging durian bengkulu dan sidikalang mayoritas variatif, hanya saja masih dominan kuning di durian sidikalang.

Soal bau durian, ia mengatakan durian bengkulu baunya sama saja dengan durian lainnya, tidak lebih menyengat, juga tidak apek.

"Semakin matang pastinya semakin beraroma kuat," tutupnya.

Di Bengkulu, umumnya durian hanya dimanfaatkan untuk konsumsi langsung. Selain itu, durian asal Bengkulu dijadikan penganan khas berupa lempok durian atau diracik menjadi makanan rumahan dalam bentuk fermentasi durian, dan tempoyak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

BPCB Yogyakarta Tutup Obyek Wisata Cagar Budaya Selama PPKM

Whats Hot
Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Aturan ke Bali Saat PPKM, Catat Sebelum Berangkat

Travel Tips
6 Tempat Wisata Sekitar Kebun Buah Mangunan, Puas Nikmati Negeri di Atas Awan

6 Tempat Wisata Sekitar Kebun Buah Mangunan, Puas Nikmati Negeri di Atas Awan

Jalan Jalan
Wisata Cagar Budaya di Jawa Tengah Tutup Sementara, Mana Saja?

Wisata Cagar Budaya di Jawa Tengah Tutup Sementara, Mana Saja?

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X