Kompas.com - 11/11/2018, 22:19 WIB
Suasana pagi di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Cemoro Lawang merupakan pintu masuk ke salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit di Bukit Mentigen. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOSuasana pagi di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Cemoro Lawang merupakan pintu masuk ke salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit di Bukit Mentigen.

Bila datang dari Kota Surabaya, wisatawan bisa naik bus dari Terminal Bungurasih ke Terminal Bayuangga, Probolinggo. Biaya tiket bus ke Probolinggo berkisar Rp 20.000 per orang.

Dari Terminal Bayuangga, wisatawan bisa melanjutkan dengan moda transportasi yang dikenal dengan sebutan Bison. Bison merupakan sejenis mobil elf dengan kapasitas hingga 15 orang dengan biaya sekitar Rp 30.000 untuk menuju Cemoro Lawang.

Bila menggunakan kendaraan pribadi, wisatawan bisa melewati Jalan Pasuruan-Probolinggo hingga bertemu pertigaan ke arah Cemoro Lawang di sisi kanan jalan. Setelah itu, rute yang dilewati yaitu jalan yang beraspal relatif mulus, berkelok, menanjak, dan menyempit di beberapa titik.

(Baca juga: Pernahkah Anda ke Bromo Tanpa Sewa Mobil, Pakai Ojek atau Naik Kuda?)

Perjalanan dari pertigaan jalan besar Pasuruan – Probolinggo ke Cemoro Lawang berkisar satu jam. Karena medan jalan yang menanjak berkelok dan tak jarang berkabut, pengendara mesti berhati-hati dan mengecek kondisi kendaraan bila memilih menggunakan kendaraan pribadi.

Di Cemoro Lawang, wisatawan bisa berjalan kaki menuju Bukit Mentigen dari penginapan. Bila memilih menggunakan ojek dari Paguyuban Ojek Bromo, biaya yang perlu disiapkan yaitu Rp 50.000 dari pelataran lapangan parkir Bukit Mentigen dan Rp 75.000 dari penginapan untuk pergi pulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga: Terpikat Kehangatan Bromo-Tengger)

Biaya administrasi masuk ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, wisatawan perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 27.500 untuk hari kerja dan Rp 32.500 untuk hari libur per orang.

Suasana kamar salah satu penginapan di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Cemoro Lawang merupakan pintu masuk ke salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit di Bukit Mentigen.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Suasana kamar salah satu penginapan di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Cemoro Lawang merupakan pintu masuk ke salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit di Bukit Mentigen.
Untuk penginapan, banyak losmen atau homestay di Cemoro Lawang. Harga yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 100.000 per malam untuk satu kamar. Fasilitas yang ditawarkan juga beragam mulai dari air panas, sarapan, dan lainnya.

(Baca juga: Alternatif Transportasi ke Bromo Selain dari Bandara Malang)

Tempat makan di sekitar Cemoro Lawang juga tersedia bahkan ada yang 24 jam. Wisatawan bisa menemukan makanan-makanan nasi serta lauk pauk, bakso, maupun mi instan. Tak perlu takut kelaparan saat berwisata di Cemoro Lawang.

Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Tips dan trik berburu matahari terbit di Bukit Mentigen

Usahakan untuk tidak tidur terlalu larut bila ingin berburu matahari terbit. Perhitungkan waktu bangun pada pagi hari dengan waktu tempuh perjalanan ke Bukit Mentigen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.