Kompas.com - 15/11/2018, 15:37 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Air terjun jadi pilihan wisata bagi banyak orang. Selain medan yang menantang, biasanya di air terjun ada banyak aktivitas yang dapat dinikmati. Mulai dari menikmati hawa sejuk, berfoto, dan berenang.

Bagi sebagai orang, berwisata ke air terjun juga memberi efek menenangkan dari mendengarkan aliran air. Jika Anda di Jakarta, Kabupaten Pesawaran di Lampung dapat menjadi pilihan. Di sana ada empat air terjun cantik yang belum ramai wisatawan. Berikut daftarnya:

1. Arter Anglo

Arter merupakan singkatan yang diberi warga lokal untuk 'air terjun'. Lokasi air terjun ini berada di Desa  Gunungrejo, Kecamatan Way Ratai. Dari Bandar Lampung air terjun ini dapat ditempuh dengan berkendara 1,5 jam.

Akses jalan menuju air terjun ini terbilang sudah baik. Juga disediakan berbagai fasilitas seperti toilet dan kamar ganti, mushola, serta gajebo untuk bersantai.

2. Air Terjun Sinar Tiga

Masih di Kecamatan Way Ratai, tepatnya di Dusun Sinar Tiga, Desa Harapan Jaya. Ada Air Terjun Sinar Tiga yang memiliki air terjun setinggi 25 meter. Dilihat dari ketinggian air terjun ini sangat cantik.

Namun untuk mencapai air terjun ini butuh trekking, berjalan kaki dengan medan yang cukup menantang. Nama lain dari air terjun ini adalah Air Terjun Kabut.

3. Curug Tundo Telu

Berada di Desa Ponci Rejo, Kecamatan Way Ratai. Keindahan lokasi ini bukan cuma pada air terjun, melainkan juga bebatuan sekitar. Tundo Telu berarti tiga undakan yang mengacu pada bebatuan di sekitar air terjun.

Curug Tundo Telu belum tercatat di peta digital. Jadi baiknya bertanya langsung kepada penduduk desa. Penduduk Desa Ponci Rejo bergotong royong mengolah wisata di sekitar air terjun.

4. Curug Kembar Caringin Asri

Air terjun ini punya beberapa nama, seperti Air Terjun Rindu Kembar, dan Air Terjun Kembar Rindu Alam. Loaksinya ada di Desa Caringin Asri, Kecamatan Way Ratai.

Ada dua air terjun dengan ketinggian yang sama, sehingga disebut air terjun kembar. Untuk menuju air terjun ini butuh berjalan 200 meter melewati perkebunan warga.

Sebelum berenang di air terjun, ada baiknya untuk selalu melihat papan peringatan atau bertanya langsung kepada petugas lokasi wisata. Sebab tidak semua air terjunaman untuk berenang.

Musim hujan juga harus diwaspadai ke air terjun, karena debit air yang besar dan rawan longsor. Jangan lupa untuk selalu bertanya kepada petugas di sekitar air terjun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.