Kompleksitas Makanan Indonesia, Potensi untuk Mendunia

Kompas.com - 15/11/2018, 20:14 WIB
Racikan rempah untuk bir pletok khas betawi.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Racikan rempah untuk bir pletok khas betawi.


JAKARTA, KOMPAS.com - Bahan, bumbu, dan rempah untuk makanan Indonesia memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional. Hal tersebut yang disampaikan oleh pakar kuliner William Wongso.

"Tren dunia saat ini cita rasa Eropa. Seperti Perancis sebenarnya sudah mentok. Modalnya gastronomi Perancis tidak lari dari truffle dan foie gras," jelas William Wongso di acara jumpa pers SIAl Interfood, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Menurut William, cita rasa Asia tenggara seperti Indonesia dapat menjadi lanjutan dari tren dunia. Elemen-elemen makanan seperti bahan, bumbu, dan rempah dapat menjadi penunjang untuk makanan di Eropa.

Baca juga: Rendang dan Udang Bumbu Bali Paling Diminati di Seoul

William mengaku sangat menyayangkan bahan, bumbu, dan rempah Indonesia belum begitu dikenal di dunia internasional. Tidak seperti Jepang dan Korea yang bahan makanannya mulai digunakan oleh para koki internasional.

"Satu-satunya yang pernah saya temui ada embel-embel Indonesia itu di restoran hotelnya Trump. Waktu saya baca menu ternyata coconut water Indonesia," cerita William.

Padahal menurut William yang sering memasak di forum internasional, bahan, bumbu, dan rempah Indonesia bisa masuk ke cita rasa internasional.

Rawon espresso, sajian kreasi William Wongso.Kompas.com/Silvita Agmasari Rawon espresso, sajian kreasi William Wongso.

Misalnya kluwak atau kepayang yang disajikan William dengan cara ditaruh di wadah cangkir dan diberi nama rawon espresso saat memasak di Amerika Serikat.

Banyak tamu yang menyangka ia menyajikan kaldu daging, padahal kluwak memiliki cita rasa umami yang tinggi. Sehingga kluwak juga dapat menjadi bahan makanan dan cita rasa berbeda bagi para vegetarian.

"Saya ingin lebih dari itu, elemen rasa, komposisi, bumbu. Makanan Indonesia itu kompleks. Indonesia perlu mengenalkan itu kepada dunia," kata William.

Baca juga: Bagaimana Cara Agar Masakan Indonesia Lebih Dikenal Dunia?

Harapan dia, lebih banyak lagi koki yang mau mencicipi, mengolah, dan memperkenalkan masakan lokal. Sebab menurut William dia melihat tren kuliner Indonesia yang semakin meningkat. Dibawa dari makanan jalanan ke restoran mewah.

"Masih langka banget mencari chef yang menekuni bidang kuliner Indonesia. Kalau Perancis, Jepang, Chinese food banyak. Semua itu kuncinya ada di koki," tuturnya.




Close Ads X