Kompas.com - 19/11/2018, 12:03 WIB
Puluhan anak-anak berlomba berenang  mendekati dan memanjat sebatang kayu yang ditancapkan dari atas laut, Minggu (18/11/2018). Terlihat beberapa kali anak kecil tersebut terjatuh karena batang kayu tersebut licin. Ini merupakan perlombaan panjat pinang yang dilakukan puluhan anak-anak di Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKEPuluhan anak-anak berlomba berenang mendekati dan memanjat sebatang kayu yang ditancapkan dari atas laut, Minggu (18/11/2018). Terlihat beberapa kali anak kecil tersebut terjatuh karena batang kayu tersebut licin. Ini merupakan perlombaan panjat pinang yang dilakukan puluhan anak-anak di Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

WAKATOBI, KOMPAS.com – Puluhan anak-anak berlomba berenang mendekati dan memanjat sebatang kayu yang ditancapkan di laut. Terlihat beberapa kali anak-anak terjatuh karena batang kayu tersebut licin.

Ini merupakan perlombaan panjat pinang yang dilakukan puluhan anak-anak masyarakat Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Empat batang pohon pinang ditancapkan di laut dan di atas batang kayu tersebut banyak terdapat berbagai kertas hadiah.

“Ini bagian dari Festival Wakatobi Wave 2018 dan selain itu juga untuk menjalin silaturahmi masyarakat Wakatobi,” kata Panitia Lomba Panjat Pinang, Samran, Minggu (18/11/2018).

Baca juga: Pakaian Bertema Biota Laut Ramaikan Festival Wakatobi Wave 2018

Ia menambahkan, perlombaan panjat pinang ini sengaja dilakukan di laut karena Wakatobi merupakan kabupaten maritim.

“Wakatobi merupakan kabupaten maritim, sehingga setiap kegiatan harus dilaksanakan di laut,” kata Samran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para peserta lomba yang merupakan anak-anak tersebut harus berenang saat mendekati pohon pinang tersebut.

Pohon yang basah, sehingga batang kayu tersebut menjadi licin sehingga banyak peserta lomba yang jatuh ke laut.

Hal ini menjadi daya tarik bagi penonton dan wisatawan yang datang berkunjung ke Wakatobi.

“Lucu dan seru, ini bisa menambah daya tarik wisatawan yang datang berkunjung ke sini. Ini sangat bagus,” ucap seorang penonton, Elis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.