Hotel Berjalan Tanpa Pengemudi, Kapan Bisa Terealisasi?

Kompas.com - 22/11/2018, 13:36 WIB
Autonomous Travel Suite Dok. CNN TravelAutonomous Travel Suite

JAKARTA, KOMPAS.com - Nomadic tourism semakin populer di kalangan para pejalan. Dengan membawa kendaraan yang memiliki fasilitas layaknya penginapan, perjalanan menjadi lebih ringkas.

Campervan sampai saat ini masih menjadi alternatif utama dari nomadic tourism, tetapi akan ada pilihan baru yakni Autonomous Travel Suite.

Kendaraan yang dirancang oleh Steve Lee, Aprili Design Studio asal Toronto, Kanada ini adalah kamar hotel berjalan otomatis alias tanpa pengemudi.

"Sebagai seorang arsitek, saya melihat mengendarai kendaraan sendiri seperti halnya kamar berjalan," jelas Lee dikutip dari CNN Travel.

Untuk itu Lee merancang kendaraan bergaya futuristik yang berisikan fasilitas kamar hotel. Seperti kasur spring bed, tempat kerja, dapur kecil, toilet dan pancuran mandi, serta zona hiburan untuk menonton atau bermain.

Mobil ini dilapisi jendela kaca panorama pintar, yang dapat berubah sesuai kebutuhan para penumpang.

Lee merancang mobil ini dengan konsep hybrid (berbahan bakar listrik dan campuran) yang dapat beroperasi antara enam sampai sepuluh jam.

Autonomous Travel SuiteDok. CNN Travel Autonomous Travel Suite

Tidak hanya satu ukuran, rencananya mobil ini juga akan dirancang sesuai kebutuhan jumlah wisatawan. Seperti untuk pejalan tunggal, pasangan, atau keluarga. Mobil ini juga dirancang untuk memiliki fasilitas layaknya hotel pada umumnya seperti kafe dan kolam renang. Keunggulan launnya adalah rute perjalanan dapat dikendalikan lewat aplikasi.

"Jadi wisatawan dapat memilih titik mulai dan berakhir perjalanan mereka. Bisa juga memilih titik henti seperti di pusat kebugaran aau restoran. Sistem mobil akan memilih rute terbaik," kata Lee.

Atas rancangan Autonomous Travel Suite, Lee diganjar penghargaan utama dari Radical Innovation Award 2018, kompetisi desain untuk industri perhotelan.

Meskipun dirancang dengan sangat baik, Autonomous Travel Suite belum tahu kapan dapat direalisasikan menjadi kenyataan. Sebab meskipun industri kendaraan di Amerika Serikat sudah mampu membuat kendaraan tanpa awak pada 2021, masih perlu perbaikan dan penambahan infrastruktur jalan untuk mendukung sistem kendaran autonomous.

Setidaknya untuk sepuluh tahun ke depan, kendaraan autonomous masih belum bisa beroperasional di jalanan umum.

Lee sendiri mengatakan dengan kehadiran mobil berjalan ini, dapat menghemat waktu tunggu di bandara dan membawa bagasi jauh lebih banyak daripada menumpang pesawat domestik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN Travel
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X