Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menyusuri Keindahan Bawah Laut Manjarite di TN Komodo

Kompas.com - 01/12/2018, 18:05 WIB
Muhammad Irzal Adiakurnia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

LABUAN BAJO, KOMPAS.com – Sinar matahari pagi kala itu menyapa lautan Taman Nasional (TN) Komodo yang amat jernih. Saking jernihnya, ikan-ikan dan karang pun terlihat dari atas kapal yang sedang bersandar di Pulau Manjarite.

KompasTravel yang saat itu sedang survey destinasi TN Komodo, untuk program Take Me Anywhere bersama Pegi-Pegi, akan menjajal keindahan bawah laut Manjerite, Rabu (14/11/2018).

Pulau Majerite dipilih atas rekomendasi agen wisata yang saat itu dipandu oleh Josemarino, pria paruh baya asli Labuan Bajo. Ia mangatakan tepi pulau ini merupakan salah satu destinasi snorkeling terbaik di TN Komodo, terutama bagi tamu yang pertama kali berkunjung.

“Hampir semua yang saiing di TN Komodo, mampir ke sini untuk snorkeling,” tutur pria yang akrab disapa Jose pada KompasTravel.

Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Wisatawan snorkeling di spot Pulau Manjerite, di kawasan TN Komodo, NTT, Selasa (13/11/2018).
Saat itu pukul 08.00 WIT, warna biru kehijauan air laut yang memancarkan pemandangan dasar laut begitu menggoda mata saya untuk segera turun. Tidak butuh waktu lama, kita bisa langsung turun dari kapal yang bersandar di Manjerite, tak perlu naik speedboat dahulu.

Begitu mata masuk ke air dengan balutan masker snorkeling, indahnya terumbu karang langsung terlihat. Ikan-ikan laut kecil pun berseliweran keluar masuk karang.

Saya yang kurang hafal jenis-jenis dan nama karang hanya bisa terdiam sejenak mengagungkan sang pencipta ketika berjumpa karang dengan bentuk yang belum pernah saya lihat.

Ada yang berbentuk jamur, ada pula yang berbalut lapisan ungu seperti kain, ada yang melambai bak padi di sawah.

Tentu kita tidak berhak memegangnya, selain khawatir mereka tergangu, rasanya sangat sayang jika prilaku kita merusak makhluk hidup indah itu. Namun, jangan ragu untuk mengambil gambarnya.

Pemandangan karang dan ikan laut di perairan sekitar Pulau Manjerite, TN Komodo, NTT saat snorkeling, Rabu (14/11/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Pemandangan karang dan ikan laut di perairan sekitar Pulau Manjerite, TN Komodo, NTT saat snorkeling, Rabu (14/11/2018).
Tidak heran TN Komodo terkenal dengan ragam keindahan karangnya. Sebagian kecilnya bisa Anda nikmati di Manjerite.

Selain menikmati keindahan karang, Anda juga bisa bermain dengan ikan-ikan kecil dengan warna yang cukup menarik.

Mereka keluar masuk karang, seolah mengajak bermain wisatawan, antara lain ada jenis ikan badut, ikan dori, angel fish, baronang dan banyak lagi.

Untuk memanggil ikan agar berkerumun, lazimnya menggunakan roti atau nasi yang kita bawa saat di dalam air. Namun, cara ini tidak berlaku bagi ikan di Manjarite.

Mereka tidak tertarik dengan makanan manusia, sepertinya makanan di habitat aslinya masih terjaga dan tidak terbiasa diberi makanan oleh wisatan.

“Belum biasa ikan di sini dikasih makan wisatawan, ga mau dia dikasih roti,” kata Josemarino pada KompasTravel.

Bagi Anda yang pertama kali ke TN Komodo atau Labuan Bajo, wajib untuk mencoba snorkeling atau freediving di sekitar Pulau Manjarite. Selain keindahan bawah lautnya yang memanjakan mata, daerah ini juga relatif aman untuk pemula, karena minim arus, dan hanya sedikit gelombang.

Memang ada beberapa titik yang terkena abrasi, sehingga karangnya pucat dan berantakan. Namun daerah yang karangnya utuh dengan berbagai jenis dan warna menarik jauh lebih banyak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com