Serasa di Luar Negeri, Boyolali Kini Punya 3 Ikon Dunia

Kompas.com - 05/12/2018, 10:20 WIB
Miniatur Patung Liberty di Taman Tiga Negara yang dibuat mirip dengan aslinya. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaMiniatur Patung Liberty di Taman Tiga Negara yang dibuat mirip dengan aslinya.

Acara pada Hari Kamis itu juga turut meresmikan dua ikon baru Boyolali lainnya selain Taman Tiga Negara, yakni Monumen Susu dan Tumpeng Merapi.

Keberadaan tiga ikon dunia itu sukses menjadi magnet kunjungan masyarakat Boyolali dan sekitarya. Setiap sore jika cuaca cerah, maka banyak orang yang datang ke Taman Tiga Negara.

Menurut salah satu pedagang, pengunjung biasanya mulai berdatangan sekitar pukul 15.30 WIB. Mengambil foto tiga ikon dunia yang bersih dari manusia kemungkinan besar merupakan hal mustahil saat berkunjung di sore hari.

Pagi hari di hari kerja merupakan waktu yang pas untuk berfoto dengan latar belakang tiga menara tanpa terhalang pengunjung lain. Namun hendaknya tidak kesiangan karena semakin siang, maka akan semakin panas.

Dengan sudut yang pas, berfoto di salah satu ikon akan terlihat seperti di luar negeri sungguhan. Berfoto seolah sembari menahan Menara Pisa yang miring seperti di Italia bisa dilakukan di Taman Tiga Menara sewaktu sepi.

Ketika ramai, banyak pedagang yang menjajakan berbagai makanan dan minuman di sekitar taman. Tidak ada tiket masuk bagi pengunjung Taman Tiga Menara ini. Tarif hanya ditujukan untuk parkir kendaraan saja.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X