ASDP Inginkan TPI Labuan Bajo Jadi Pusat Wisata Kuliner - Kompas.com

ASDP Inginkan TPI Labuan Bajo Jadi Pusat Wisata Kuliner

Kompas.com - 08/12/2018, 13:20 WIB
Dua kapal nelayan berlabuh di samping kapal wisata KMP Komodo milik PT Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry yang bersandar di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). KMP Komodo yang sudah tiba di Labuan Bajo itu akan menjadi moda alternatif bagi masyarakat dan seluruh wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata Taman Nasional komodo (TNK).  ANTARA FOTO/KORNELIS KAHA Dua kapal nelayan berlabuh di samping kapal wisata KMP Komodo milik PT Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry yang bersandar di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). KMP Komodo yang sudah tiba di Labuan Bajo itu akan menjadi moda alternatif bagi masyarakat dan seluruh wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata Taman Nasional komodo (TNK).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi mengatakan akan menjadikan tempat pelelangan ikan (TPI) Labuan Bajo sebagai pusat wisata kuliner.

"Kami lakukan pelatihan wirausaha kepada para pemilik lapak di TPI ini yang nantinya akan jadi pusat kuliner warga Manggarai Barat," kata Ira saat peresmian TPI Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/12/2018).

Baca juga: Libur ke Labuan Bajo, Anda Bisa Mencoba Kapal Wisata KMP Komodo

TPI akan semakin modern, aman, nyaman, dan tertib yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat setempat dan juga dapat menjadi destinasi kuliner Labuan Bajo.

Untuk dermaga TPI, kapasitasnya kini mampu menampung hingga 680 unit kapal berukuran rata-rata tujuh GT, sedangkan untuk TPI dengan luas lahan 4.768 meter persegi dan luas bangunan 2.426 meter persegi akan menyediakan 45 unit kios serta 136 pedagang lapak kering dan basah sebagai lokasi penjualan ikan segar.

Baca juga: Sampai di Labuan Bajo, Ini Agenda Pegi-pegi Yuk! Jelajahi Indonesiamu

Selain itu, di lokasi TPI juga disediakan fasilitas parkir untuk 50 unit kendaraan, fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) serta tiap Minggu akan digelar kegiatan yang menarik bagi pengunjung dan masyarakat seperti festival ikan, kuliner Labuan Bajo, dan aktivitas lainnya.

Dirut PT ASDP FerryIra Puspadewi (kiri), Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (Kedua kiri), Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula (ketiga kiri) dan Komisaris utama PT ASDP Ferry Lalu Sudarmadi (kanan) meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). TPI yang dibangun di atas lahan seluas 4.678 m2 dan lebih moderen oleh PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia itu memiliki lahan parkir luas, tempat penarikan uang kas atau ATM dan kios komersial sebanyak 50 unit serta mampu menampung 136 pedagang ikan dan memiliki pelabuhan yang dapat menampung 680 kapal nelayan dengan kapasitas rata-rata tujuh gross tone (GT).ANTARA FOTO/KORNELIS KAHA Dirut PT ASDP FerryIra Puspadewi (kiri), Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (Kedua kiri), Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula (ketiga kiri) dan Komisaris utama PT ASDP Ferry Lalu Sudarmadi (kanan) meninjau Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuan Bajo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). TPI yang dibangun di atas lahan seluas 4.678 m2 dan lebih moderen oleh PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia itu memiliki lahan parkir luas, tempat penarikan uang kas atau ATM dan kios komersial sebanyak 50 unit serta mampu menampung 136 pedagang ikan dan memiliki pelabuhan yang dapat menampung 680 kapal nelayan dengan kapasitas rata-rata tujuh gross tone (GT).
Nantinya, TPI modern ini akan diserahkan kepada Pemkab Manggarai Barat serta lahan dan bangunan TPI Milik Pemkab akan diserahkan kepada ASDP.

Ira menegaskan PT ASDP juga memberikan pelatihan wirausaha ke semua warga TPI dimana saat malam hari TPI akan jadi destinasi wisata kuliner.

"Kami juga memberikan beasiswa kepada anak nelayan, rehabilitasi kebersihan lingkungan dan pembangunan bak sampah serta terus mengawal kebersihan di lingkungan TPI ini," kata Ira.



Close Ads X