5 Gunung di Indonesia dengan Hamparan Edelweis Indah

Kompas.com - 12/12/2018, 18:16 WIB
Edelweis di Mahameru KOMPAS.com/ANGGARA W PRASETYAEdelweis di Mahameru

KOMPAS.com – Bunga edelweis menjadi salah satu flora khas yang dapat dijumpai ketika melakukan pendakian di beberapa gunung Indonesia. Keindahan bunga edelweis memang begitu menawan ketika sedang mekar.

Bunga yang menjadi simbol keabadian ini hanya tumbuh di pergunungan dengan ketinggian  di atas 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Beberapa gunung di Indonesia terkenal karena memiliki hamparan bunga edelweis.

Bunga abadi ini biasanya mekar antara Bulan April hingga Agustus. Ketika mekar, edelweis akan memancarkan warna bunga yang putih-kuning cerah sehingga sangat menyegarkan mata.

Berikut ini 5 gunung di Indonesia yang memiliki hamparan keindahan edelweiss:

Gunung Gede-Pangrango

Hamparan bunga edelweiss bisa ditemui di gunung yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi ini. Terdapat dua hamparan edelweis yang bisa ditemukan di Gunung Gede-Pangrango.

Alun-alun Surya Kencana di Gunung Gede.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Alun-alun Surya Kencana di Gunung Gede.

Di Gunung Gede, padang bunga edelweis berada di Alun-alun Surya Kencana yang berada di selatan puncak. Sementara di Gunung Pangrango, hamparan edelweis berada di Lembah Mandalawangi.

Gunung Merbabu

Padang bungai edelweis bisa ditemukan di gunung setinggi 3142 mdpl ini. Untuk bisa menjumpainya, pendaki harus berjalan sampai kawasan sabana yang bisa dicapai dari jalur selatan, yakni Selo atau Gancik.

Bunga edelweiss di MerbabuKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Bunga edelweiss di Merbabu

Setelah sampai sabana sampai ke puncak, nantinya akan dijumpai bunga-bunga edelweis yang bahkan ada di samping jalur pendakian. Hamparan edelweiss paling indah ada di antara sabana satu sampai menjelang puncak.

Gunung Lawu

Gunung yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur ini juga memiliki padang edelweis. Untuk bisa menemukannya, pendaki harus berjalan sampai menjelang Puncak Hargo Dumilah.

Bunga Edelweiss di Gunung LawuKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Bunga Edelweiss di Gunung Lawu

Selain itu, bunga edelweis juga bisa ditemukan di jalur pendakian via Candi Cetho, tepatnya di sabana pertama sebelum Pos Bulak Peperangan sampai Pasar Dieng.

Gunung Sindoro

Terletak di Provinsi Jawa Tengah, gunung setinggi 3.150 mdpl ini juga memiliki padang edelweis. Lokasi tumbuhnya bunga edelweis paling banyak adalah menjelang puncak dari jalur selatan (jalur Kledung) dan sisi timur.

Bunga Edelweiss di Gunung Sindoro.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Bunga Edelweiss di Gunung Sindoro.

Selain itu, jika mendaki dari Jalur Bansari, Temanggung (dari timur), maka padang edelweis itu akan dijumpai di pos camp ground terakhir sebelum puncak. Hamparan bunga keabadian itu akan langsung menyambut pendaki begitu keluar dari tenda di pagi hari.

Gunung Semeru

Gunung setinggi 3.676 mdpl ini menjadi tujuan utama kebanyakan pendaki di Indonesia bukan hanya karena menyandang predikat sebagai "Atap Pulau Jawa". Keindahan alam di Gunung Semeru juga memikat banyak orang untuk mendatanginya.

Bunga Edelweiss di Gunung Semeru.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Bunga Edelweiss di Gunung Semeru.

Berbagai keindahan mulai dari Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, hingga hamparan edelweisnya memang menjadi daya tarik tersendiri Gunung Semeru. Khusus untuk bunga edelweis, ia paling banyak bisa ditemukan di antara Pos Jambangan sampai Kalimati.

Selain kelima gunung tersebut, masih ada banyak gunung di Indonesia yang memiliki hamparan keindahan edelweiss, seperti Papandayan di Garut dan Rinjani di Lombok.

Tentu saja bunga simbol keabadian itu bukan untuk dipetik dan dibawa pulang. Keindahan tanaman perintis itu hanya untuk dilihat dan diabadikan melalui lensa kamera saja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X