Kompas.com - 13/12/2018, 20:11 WIB
Suku Arfak berada di rumah tradisional, Rumah Kaki Seribu di Distrik Menyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Kamis (16/8). Sebelumnya, Suku Arfak melakukan Tarian Tumbuk Tanah menyambut kedatangan tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSuku Arfak berada di rumah tradisional, Rumah Kaki Seribu di Distrik Menyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Kamis (16/8). Sebelumnya, Suku Arfak melakukan Tarian Tumbuk Tanah menyambut kedatangan tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI.

Pagi harinya, sedikit berjalan kaki menuju arah Anggi Gida, wisatawan akan mendapati serbuan embun yang menggelayut di kelopak aneka bunga warna-warni yang juga bermandikan cahaya fajar. Panorama danau pun tampak amat anggun dikecup emasnya mentari pagi.

3. Berbaur dengan penduduk lokal

Eksotisme Pegunungan Arfak juga dapat wisatawan temukan dalam budaya penduduknya. Berbaur dan berinteraksi secara intim dengan mereka membuat wisatawan selangkah lebih di depan untuk menyaksikan secara langsung tradisi dan budaya yang masih dipertahankan.

Wisatawan berkesempatan diajak ikut bermain bola, bertani, menangkap ikan, bahkan mempraktikkan kemahiran memanah menggunakan panah tradisional.

Penduduk setempat pun takkan segan memberi tawaran menginap di rumah kaki seribu, rumah tradisional Arfak, sampai mengajak wisatawan menari “tumbuk tanah” sebagai simbol persahabatan.

Kesempatan itu cocok untuk para penggandrung fotografi human interest.

4. Menginap di rumah kaki seribu

Suasana pagi hari di depan Rumah Kaki Seribu, Pegunungan Arfak, Papua Barat.KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN Suasana pagi hari di depan Rumah Kaki Seribu, Pegunungan Arfak, Papua Barat.
Usai menjalin hubungan yang akrab dengan penduduk setempat, menghabiskan malam bersama mereka di rumah kaki seribu menjadi kesempatan sekali seumur hidup. Rumah adat yang mulai tergusur keberadaannya oleh rumah-rumah beton ini pantang diabaikan.

Kendati tak setenar honai di Wamena, arsitektur rumah kaki seribu juga istimewa. Di sekitaran Anggi Gida, malahan rumah kaki seribu masih berdiri dengan 100 persen elemen alami, tanpa paku, tanpa atap seng.

Lain halnya di Anggi Giji. Walau begitu, rumah kaki seribu di sekitar kedua danau sama-sama antigempa.

5. Perhatikan lensa kamera

Fotografer di Bukit Kobrey tengah membidik lansekap Danau Anggi Giji. Fotografer di Bukit Kobrey tengah membidik lansekap Danau Anggi Giji.
Di Anggi, cuaca kerap tak dapat ditebak. Sementara itu, mengambil foto di dalam mobil yang tengah melaju membelah pegunungan dan mengitari danau seakan menjadi ritual wajib. Pastikan kondisi lensa selalu terjaga dengan baik.

Dalam keadaan terik, misalnya, jalanan di sekeliling Anggi yang tak beraspal akan menerbangkan partikel debu dalam jumlah besar. Dalam keadaan basah, jalanan di sekeliling Anggi yang becek akan mencipratkan lumpur seiring laju mobil gardan ganda.

Ada risiko lensa akan tergores bila tak hati-hati. Wisatawan juga perlu secara rutin membersihkan lensa kamera. Partikel-partikel halus pasti menghinggapi lensa usai dibawa berburu mengitari Anggi.

                 

               

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Travel Update
Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Jalan Jalan
Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.