Kompas.com - 14/12/2018, 08:20 WIB
Perahu tambat di obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu. KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESPerahu tambat di obyek wisata Green Canyon, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (4/5/2013). Obyek wisata ini menawarkan keindahan dinding bebatuan yang ditutupi lumut dan wisatawan dapan menikmatinya dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab dipanggil Kang Emil menyebutkan bahwa indentitas Provinsi Jabar saat ini menjadi daerah pariwisata karena memiliki potensi yang mumpuni.

"Pariwisata di Jabar saat ini ibarat batu akik yang belum dipoles dengan mengambil filosofi sustainable tourism berarti wisata yang tidak pernah rusak dengan tidak mengorbankan kearifan lokal," katanya di Sukabumi, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya, Jabar mempunyai potensi pariwisata yang hebat namun sayangnya masih banyak yang belum bahkan tidak dikelola dengan baik.

Baca juga: KBRI Rusia Tawari Jabar Ikut Festival Indonesia

Kang Emil pun sering keliling ke beberapa lokasi wisata yang eksotis, alami dan indah namun untuk menuju lokasi insfrastrukturnya kurang baik.

Goa Peteng, bagian dari kawasan Goa Sunyaragi di Cirebon, Jawa Barat.KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Goa Peteng, bagian dari kawasan Goa Sunyaragi di Cirebon, Jawa Barat.
Sehingga dengan kondisi insfrastruktur yang tidak baik itu wisatawan kesulitan menuju lokasi, padahal di daerah itu terdapat potensi wisata tersembunyi yang jika dikelola dengan baik bisa menjadi pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi.

Baca juga: Promosi Kurang dan Infrastruktur Minim Hambat Pariwisata Jabar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka dari itu, lanjut Kang Emil, pihaknya saat ini mengubah pola kepemimpinan sebagai Gubernur Jabar, sehingga bisa lebih banyak berdiskusi dan mendengarkan curhatan dari para kepala daerah agar mengetahui apa yang dibutuhkan setiap daerah.

"Jika butuhnya insfrastruktur untuk wisata kami akan support sedemikian rupa agar akses menuju obyek wisata bisa lancar dan mudah dilalui berbagai kendaraan. Sehingga potensi yang ada bisa terkelola sepenuhnya," katanya.

Kang Emil mengatakan dirinya kerap ke beberapa negara yang mempunyai potensi wisata yang baik, ternyata setelah dibandingkan obyek wisata di Jabar jauh lebih indah.

Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.KOMPAS.COM/RENI SUSANTI Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Namun di negara yang didatanginya pariwisata ditata dan dikelola secara profesional sehingga terlihat lebih baik.

Untuk itu, selama lima tahun ke depan pihaknya akan membangun berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi obyek wisata dan diyakini Jabar bisa juara dalam hal pariwisata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.