Kompas.com - 20/12/2018, 17:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat wisata syahwat alias red district bersejarah Amsterdam, De Wallen rencananya akan dipindahkan. Walikota perempuan pertama Amsterdam, Femke Halsema mencetuskan rencana tersebut ketika diwawancara media belum lama ini.

"Terlalu sering kita melihat perempuan asing yang rentan di balik jendela, dicemooh oleh gerombolan turis mabuk," kata Halsema.

Baca juga: Hindari Pariwisata Massal, Papan I amsterdam Dicopot

Banyaknya wisatawan di daerah De Wallen membuat perilaku tidak senonoh dan mabuk menjadi hal yang wajar di sana. Padhal Amsterdam sedang berjuang dengan pariwisata massal yang bertentangan dengan prinsip masyarakat, menjunjung kebebasan inidividual.

"Kota bagian dalam kita adalah salah satu yang tertua di Eropa, dengan sejarah budaya yang sangat besar, kini jelas memburuk. Kami ingin wisatawan yang datang melihat nilai budaya ini," jelas Halsema.

Salah satu bangunan di pusat prostitusi Amsterdam, De Wallen. The Insider Salah satu bangunan di pusat prostitusi Amsterdam, De Wallen.

Rencananya, Halsema akan menyebar rumah bordil De Wallen di luar distrik. Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan zona pusat sejarah sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan De Wallen.

"Hal penting yang harus diingat adalah Amsterdam adalah kota pemukiman. Ini bukanlah lokasi wisata tempat hidup menjadi sulit. Kita harus memikirkan wisatawan seperti apa yang ingin kita tarik, karena kita tidak seharusnya berpikir jumlah wisatawan akan turun, jumlah wisatawan akan terus naik," pungkasnya.

Baca juga: Menginap di Hotel Terapung Kanal Amsterdam

De Wallen merupakan pusat prostitusi bersejarah di Eropa yang sudah ada sejak abad ke-14. Dikisahkan awalnya De Wallen muncul karena berada dekat pelabuhan, tempat para pelaut dan imigran berlabuh. Para perempuan imigran inilah yang menjadi wanita tunasusila di De Wallen.

Saat ini ada 370 jendela yang memajang perempuan tunasusila dan 86 rumah bordil di kawasan De Wallen. Keberadaan De Wallen pernah diprotes pada abad ke-20 oleh organisasi keagamaan untuk mengakhiri pusat prostitusi ini. Prostitusi sendiri dilegalkan di Belanda, asalkan bukan prostitusi jalanan dan berdasarkan persetujuan dua pihak yang bertransaksi.   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.