Kompas.com - 21/12/2018, 20:00 WIB
Penyajian rawon dan soto yang disiram kuah kaldu panas yang sudah bercampur rempah, di Rawon Kalkulator, Surabaya. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAPenyajian rawon dan soto yang disiram kuah kaldu panas yang sudah bercampur rempah, di Rawon Kalkulator, Surabaya.

KOMPAS.com - Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019, beberapa masyarakat cenderung memilih mudik atau berwisata ke luar kota. Apalagi berlibur bersama keluarga tentunya merupakan kegiatan yang menyenangkan.

Jika Anda dan keluarga berpergian ke daerah Jawa Timur, bisa juga mencicipi sejumlah menu kuliner khas kota tersebut.

Kementerian Perhubungan pun membuat daftar sejumlah lokasi yang bisa dikunjungi untuk wisata kuliner.

Berikut daftar lokasi kuliner yang sejajar dengan tol Trans Jawa di Jawa Timur, dari Ngawi hingga Surabaya:

Ngawi

Kabupaten Ngawi merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang dekat dengan Jawa Tengah. Jika Anda melewati kota Ngawi, sebaiknya coba tiga menu kuliner khas kota ini:

Tepo Tahu Mbah Nem

Kuliner tahu tepo tersaji di Warung Tahu Tepo Mbok Nem di bilangan Jalan Dr. Soetomo, Ngawi, Jawa Timur. Tahu tepo merupakan salah satu kuliner khas Ngawi yang wajib dicoba.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Kuliner tahu tepo tersaji di Warung Tahu Tepo Mbok Nem di bilangan Jalan Dr. Soetomo, Ngawi, Jawa Timur. Tahu tepo merupakan salah satu kuliner khas Ngawi yang wajib dicoba.
Menu Tepo Tahu Mbah Nem memiliki keunikan tersendiri, yakni penggunaan tepo dan tahu telur pada bahan dasarnya.

Tepo merupakan makanan yang terlihat sama seperti lontong, yang membedakan yakni tekstur tepo lebih lembut.

Sedangkan adonan tahu telurnya terbuat dari tahu yang dicampur dengan telur dan digoreng.

Tepo tahu ini biasanya disajikan dengan kuah yang memiliki rasa yang khas, meskipun hanya menggunakan kecap, air asam jawa, dan bumbu halus lainnya.

Pemudik bisa menyantap menu kuliner ini di Jalan Dr Sutomo, Ngawi dengan jadwal buka setiap hari, pukul 17.00-21.00 WIB.

Baca juga: Tahu Tepo, Kuliner Ngawi Berkuah Asam Pedas Manis Wajib Coba

Nasi Pecel Lethok Mbah Jan

Menu pecel dengan tambahan lethok ini memberikan kekhasan "Kota Bumbu" yang memang salah satu daerah yang terkenal juga dengan makanan dengan bumbu kacang ini.

Nasi Pecel Lethok Mbah Jan disajikan khas dengan pincuk daun jati membuat makanan ini lebih istimewa.

Selain rasanya yang nikmat, dan cara penyajian menggunakan daun yang menjaga budaya, membuat warung ini pernah dinobatkan oleh Kabupaten Ngawi sebagai Kuliner Terfavorit Khas Ngawi.

Pemudik bisa menyantap menu kuliner ini di Jalan Trunojoyo, Ngadirejo, Central Karang, Ngawi dengan jadwal operasional buka pukul 06.00-12.00 WIB pada hari Senin-Sabtu.

Sate Gule Pak Lancur

Sate Gule Pak LancurDokumentasi Kemenhub Sate Gule Pak Lancur
Sate ini memiliki tekstur daging kambing yang sangat empuk, ukurannya besar, dan bumbunya yang melimpah.

Sate Gule Pak Lancur juga memiliki harga yang cukup terjangkau untuk semua kalangan, selain itu penjualnya pun ramah sehingga warung makan ini ramai pembeli.

Pemudik bisa menyantap menu kuliner ini di Jalan Ahmad Yani No.46 Beran, Ngawi dengan jadwal buka setiap hari, pukul 07.00-21.00 WIB.

Kertosono

Kertosono adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kecamatan ini berbatasan dengan wilayah Kabupaten Jombang dan Kabupaten Kediri. Adapun tiga menu kuliner khas Kertosono yang bisa disantap bersama keluarga di sini:

Nasi Becek dan Sate Kambing

Nasi Becek dan Sate Kambing ini memiliki warna kuning yang berasal dari paduan santan. Tampilan ini membuat Anda tidak sabar untuk segera menyantapnya.

Jika nasi becek ini telah masuk ke mulut, terasa perbedaannya dengan Soto Daging. Karena penyajian nasi becek selalu disajikan bersama sambal kacang khas Kota Nganjuk dan sate daging kambing yag telah dilepas dari tusuknya.

Pemudik bisa menyantap menu kuliner ini di Jalan Dr Soetomo, Nganjuk, Kertosono yang buka setiap hari, pukul 09.00-22.00 WIB.

Mi Jawa Pak Tomie

Menu kuliner kedua di Kertosono, yakni Mi Jawa Pak Tomie. Ciri khas dari mi jawa ini adalah cara pemasakannya. Mi Jawa Pak Tomie dimasak menggunakan arang yang membuat cita rasa yang khas.

Menu lain yang ditawarkan di warung ini, seperti nasi goreng dan krengsengan ayam kampung.

Pemudik bisa menyantap menu kuliner ini di Jalan Jenderal Gatot Soebroto Nomor 7, Nganjuk dengan jadwal buka setiap hari, pukul 12.00-02.00 WIB.

Mi Pangsit Ceker Lobada

Menu ketiga yang menjadi ciri khas Kota Kertosono yakni Mi Pangsit Ceker Lobada.

Mi ayam ini menjadi kesukaan warga Nganjuk karena tempatnya yang luas dan nyaman dengan sajian yang enak. Disajikan juga ceker ayam yang empuk dan enak. Harganya pun terjangkau.

Mi ayam ini terletak di Jalan Yos Sudarso, Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur dengan jam buka setiap hari pukul 09.30-21.00 WIB.

Baca juga: Ini Kuliner Pilihan di Jalur Mudik, dari Brebes hingga Pekalongan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.