DAMRI Luncurkan Angkutan Pariwisata di Sekitar Danau Toba

Kompas.com - 23/12/2018, 11:33 WIB
Wisatawan berfoto di Dermaga Parapat Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (4/11/2018). Menpar Arief Yahya menyatakan Danau Toba menjadi prioritas pertama pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), bersama Labuan Bajo (NTT), Mandalika (Lombok), dan Borobudur (Jateng), yang diharapkan menjadi destinasi wisatawan internasional. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/ ANTARA FOTO/ANDIKA WAHYUWisatawan berfoto di Dermaga Parapat Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (4/11/2018). Menpar Arief Yahya menyatakan Danau Toba menjadi prioritas pertama pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN), bersama Labuan Bajo (NTT), Mandalika (Lombok), dan Borobudur (Jateng), yang diharapkan menjadi destinasi wisatawan internasional. ANTARA FOTO/Andika Wahyu/

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengunjungi objek-objek wisata di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, kini semakin mudah dan murah. Pasalnya, DAMRI telah meluncurkan bus pariwisata AC yang juga berperan sebagai angkutan bandara.

DAMRI menyediakan empat trayek dengan rute yang beragam. Beberapa di antaranya akan melintasi objek-objek wisata.

Pertama yakni trayek Silangit-Parapat PP dengan rute Bandara Silangit-Tampahan-Soposurung-Serenauli-Del Institute-Slimbat-Porsen-Jangga Dolok-Inna Parapat-Ajibata Pier.

Trayek kedua adalah Huta Ginjang Loop dimulai dari Bandara Silangit, melintasi Geosite Huta Ginjang, kembali ke Bandara Silangit.

Baca juga: Tidak Mudah Mengembangkan Pariwisata Danau Toba

Ketiga, trayek Balige Loop. Perjalanan dengan rute Balerong-Pizza Andaliman-Makam Sisingamangaraja XII-Museum Batak-Ompu-Toba Rose-Balige Pier-Pantai Bulbul-Batika-Gereja HKBP lalu kembali ke Balerong.

Terakhir, dengan lintasan terjauh, Parapat Loop akan mengawali perjalanan dari Ajibata Pier-Tiga Raja Pier-Inna Parapat-Pesanggrahan Soekarno-Kampung Kristen-Pantai Bebas-Hotel Siantar-Wintie Coffee Shop-Monkey Forest-Antasari Pier-Hongkong Restaurant-Tigaraja Market dan kembali ke Ajibata Pier.

Untuk tiga trayek Loop di atas, penumpang dapat naik dan turun di objek-objek wisata, alias tidak perlu menumpang sejak lokasi dimulainya perjalanan.

Kabar baiknya, angkutan ini dapat Anda tumpangi secara cuma-cuma sebelum 10 Januari 2019 mendatang.

Tersedia pula stop kontak di dalam bus guna mengisi ulang daya baterai gawai Anda selama perjalanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X