Kompas.com - 28/12/2018, 20:16 WIB
Pengunjung Bumi Perkemahan Sukamantri, Bogor, Jawa Barat, sedang menikmati suasana pagi di sekitar tenda. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANPengunjung Bumi Perkemahan Sukamantri, Bogor, Jawa Barat, sedang menikmati suasana pagi di sekitar tenda.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergantian tahun kerapkali dirayakan dengan semarak. Pesta kembang api dan tiupan terompet ibarat ritual yang tak boleh dilewatkan.

Meski begitu, Anda juga bisa merayakannya dengan suasana yang tenang tanpa mengurangi keistimewaan tahun baru.

Berkemah di kaki gunung dapat menjadi pilihan untuk merayakan tahun baru diiringi dengan kedamaian hutan. Kebanyakan lokasi berkemah pun mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi, cocok bagi Anda yang telah berkeluarga.

Untuk Anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, berikut tiga lokasi berkemah yang cocok guna merayakan pergantian tahun di kota-kota sekitar Jakarta:

1. Bumi Perkemahan Sukamantri

Sukamantri cocok bagi Anda yang hanya punya waktu berlibur yang pendek. Berlokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat, Sukamantri dapat ditempuh selama 1-1,5 jam dari pusat Kota Bogor.

Akses menuju Sukamantri cukup baik, dengan jalanan berbatu yang harus dilalui selama satu kilometer sebelum pintu gerbang. Kalau bisa, hindari penggunaan mobil sedan.

Terdapat beberapa warung, sebuah mushala, dan 22 toilet di Sukamantri. Selain berkemah, Anda juga dapat menyusuri jalan setapak di hutan bagian atas selama 30 menit guna bermain air di Curug Suryakencana.

Kera-kera turun dari gunung dan berkeliaran di area camping di Bumi Perkemahan Sukamantri, Bogor, Jawa Barat.KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN Kera-kera turun dari gunung dan berkeliaran di area camping di Bumi Perkemahan Sukamantri, Bogor, Jawa Barat.
Meskipun hanya berada di ketinggian 840 meter di atas permukaan laut, namun udaranya yang bersih memungkinkan Anda memotret milky way ketika langit cerah. Jika beruntung, Anda juga akan menemui kunang-kunang berpendaran di rerumputan.

Waspadai bahan makanan dan perlengkapan pribadi di dalam tenda. Gerombolan kera seringkali mengintai dan mencurinya di pagi hari.

2. Situ Gunung

Terletak di Sukabumi, Jawa Barat, kawasan Situ Gunung termasuk ke dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Kawasan ini tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan berkemah saja.

Selama berkemah, terdapat beberapa obyek wisata lain yang bisa Anda sambangi ketika luang. Anda dapat menikmati suasana pagi yang syahdu di Danau Situ Gunung pada pagi pertama tahun 2019, baik dari tepinya maupun melintasinya dengan getek. Danau ini berjarak tak sampai satu kilometer dari pintu gerbang.

Danau Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat di pagi hari yang menyuguhkan kedamaian.SHUTTERSTOCK Danau Situ Gunung, Sukabumi, Jawa Barat di pagi hari yang menyuguhkan kedamaian.
Selain itu, Anda juga bisa menyaksikan keindahan belantara rimba TNGGP dari jembatan Situ Gunung yang baru saja dibuka Juni 2018. Jembatan ini membentang sepanjang 250 meter, menjadikannya jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara.

Dengan mobil pribadi, Situ Gunung dapat Anda capai dari Ibu Kota usai 4-5 jam berkendara. Anda juga dapat menumpang KA Pangrango rute Bogor-Sukabumi, turun di Stasiun Cisaat, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menyewa angkot.

3. Ranca Upas

Apabila Anda punya waktu libur yang cukup panjang, berkemah di Ranca Upas mungkin menjadi opsi yang pas untuk menghabiskan akhir tahun. Ranca Upas berada di Ciwidey, Bandung Selatan, Jawa Barat, membuatnya cukup dekat dengan destinasi lain seperti Situ Patenggang dan Kawah Putih.

Dari pusat Kota Bandung, Ranca Upas bisa dijangkau selama 2,5 jam berkendara. Sedangkan dari Jakarta, Ranca Upas terpaut jarak 200 kilometer.

Suasana pagi hari di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung Selatan, Jawa Barat. Kawasan yang luasnya lebih dari 200 hektar ini tidak hanya berfungsi sebagai area perkemahan, tetapi juga penangkaran rusa.SHUTTERSTOCK Suasana pagi hari di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung Selatan, Jawa Barat. Kawasan yang luasnya lebih dari 200 hektar ini tidak hanya berfungsi sebagai area perkemahan, tetapi juga penangkaran rusa.
Suhu di Ranca Upas terbilang dingin lantaran berada di hutan lindung berketinggian 1.700-an meter di atas permukaan laut. Selimut kabut yang menyelimuti hamparan rumput yang luas bukan pemandangan langka. Pastikan Anda membawa pakaian hangat.

Di sini juga terdapat area penangkaran rusa yang akan menambah damai suasana tahun baru. Anda pun dapat membayar paket wisata selain berkemah, mulai dari sepeda gunung, ATV, flying fox, hingga paint ball.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.