Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/01/2019, 10:24 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meraup penghasilan sebesar Rp 1.990.728.500 selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 atau libur akhir tahun.

Jumlah penghasilan itu didapat dari jumlah kunjungan wisatawan dan kendaraan yang masuk ke kawasan Gunung Bromo melalui tiga pintu masuk. Yakni pintu masuk Resort Coban Trisula Kabupaten Malang, Resort Tengger Lautan Pasir (TLP) Kabupaten Probolinggo dan Resort Penanjakan Kabupaten Pasuruan.

Rinciannya, sebesar Rp 1.162.552.000 didapat dari jumlah kunjungan libur Tahun Baru 2019. Terhitung mulai tanggal 26 hingga 31 Desember 2018. Sisanya, sebesar Rp 828.176.500 didapat dari jumlah kunjungan saat libur Natal 2018. Terhitung dari tanggal 20 hingga 25 Desember 2018.

Baca juga: Mengejar Pesona Sunrise Gunung Bromo dari Bukit Mentigen

Jumlah kunjungan ini meningkat dari Tahun 2017 pada periode yang sama. Pada libur Natal dan Tahun Baru lalu, nilai pendapatan yang didapat oleh pengelola TNBTS sebesar Rp 1.593.681.500. Libur Natal sebesar Rp 619.873.500 sedangkan libur Tahun Baru sebesar Rp 973.808.000.

Nilai pendapatan itu naik sebesar 25,15 persen untuk libut Natal dan naik sebesar 16,23 persen untuk libur Tahun Baru.

"Itu pendapatan dari pengunjung yang masuk melalui tiga pintu masuk, belum termasuk yang pendakian ke Semeru dan komunitas," kata Kepala Balai Besar TNBTS, John Kennedie, Rabu (2/1/2019).

Baca juga: Bukit Mentigen, Lokasi Lihat Sunrise Gunung Bromo Tanpa Naik Hardtop

Adapun jumlah kunjungan ke kawasan Gunung Bromo pada libur Tahun Baru 2019 sebanyak 32.423 orang. Terdiri dari wisatawan mancanegara sebanyak 134 orang dan wisatawan nusantara sebanyak 32.289 orang.

Sedangkan jumlah kendaraan yang masuk sebanyak 3.938 untuk roda empat, 9.817 untuk roda dua dan kuda sebanyak 100 ekor.

Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Bukit Teletubbies di kawasan Gunung Bromo Tengger, Jawa Timur, Minggu (22/4/2018).
John optimistis kunjungan ke kawasan Gunung Bromo terus meningkat seiring dengan meningkatnya sarana dan prasarana wisata di kawasan tersebut.

"Sapras di Bromo makin bagus dan banyak alternatif kunjungan seputaran Bromo antara lain adanya Desa Wisata Edelweis dan Seruni Point di Cemorolawang," katanya.

Tidak ada insiden berarti selama masa kunjungan Natal dan Tahun Baru. Hanya ada pengunjung yang jatuh namun tidak menimbulkan korban jiwa.

"Ada insiden kecil-kecilan saja sepeda motor matic yang jatuh tapi penumpang selamat tidak terlalu parah. Alhamdulilah aman-aman saja," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+